Ini berawal ketika ada komentar rekan @boni yang menyebut nama Yahya Maloni di sini dan ketika saya melihat Dasbor Pencarian Terbanyak, disitu tertulis nama Yahya Maloni paling banyak dicari.
Ini adalah kisah beliau, yang saya temukan dari search google.
Warga di kota Tolitoli di penghujung bulan Ramadan 1427 Hijriah belum lama ini, dihebohkan dengan salah seorang pendeta bersama seluruh keluarganya memeluk Islam. Di mana-mana santer dibicarakan soal Pendeta Yahya Yopie Waloni dan keluarganya masuk Islam. Bahkan media internet pun sudah mengakses kabar ini. Bagaimana aktivitas eks pendeta itu setelah memeluk Islam. Berikut kisahnya:
PAGI menjelang siang hari itu, nuansa Idul Fitri 1427 Hijriah masih terasa di Tolitoli. Hari itu baru memasuki hari ke-9 lebaran. Kendati terik panas matahari masih mengitari Tolitoli dan sekitarnya, tetapi denyut aktivitas warga tetap seperti biasa.
Begitupun di sekitar Jalan Bangau, Kelurahan Tuweley, Kelurahan Baru, Kabupaten Tolitoli. Aktivitas sehari-hari warga berjalan seperti biasa. Kecuali di salah satu rumah kost di jalan itu, pintunya tampak masih tertutup rapat. Di rumah kost inilah, Yahya Yopie Waloni (36), bersama istrinya Lusiana (33) dan tiga orang anaknya tinggal sementara.
“Pak Yahya bersama istrinya baru saja keluar. Sebaiknya bapak tunggu saja di sini, sebelum banyak orang. Karena kalau pak Yahya ada di sini banyak sekali tamunya. Nanti bapak sulit ketemu beliau,” jelas ibu Ani, tetangga depan rumah Yahya kepada Radar Sulteng.
Yahya bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan Komarudin Sofa, Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. Hari itulah Yahya dengan tulus mengucapkan dua kalimat syahadat.
Setelah memeluk Islam, nama Yahya Yopie Waloni diganti dengan Muhammad Yahya, dan istrinya Lusiana diganti dengan Mutmainnah. Begitupun ketiga anaknya. Putri tertuanya Silvana (8 tahun) diganti dengan nama Nur Hidayah, Sarah (7 tahun) menjadi Siti Sarah, dan putra bungsunya Zakaria (4 tahun) tetap menggunakan nama itu.
Mohammad Yahya sebelum memeluk Islam, pernah menjabat Ketua Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong tahun 2000-2004. Saat itu juga ia sebagai pendeta dengan status sebagai pelayan umum dan terdaftar pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana. Ia menetap di Sorong sejak tahun 1997. Tahun 2004 ia kemudian pindah ke Balikpapan. Di sana ia menjadi dosen di Universitas Balikpapan (Uniba) sampai tahun 2006. Yahya menginjakkan kaki di kota Cengkeh, Tolitoli, tanggal 16 Agustus 2006.
Sambil menunggu kedatangan Yahya, ibu Ani mempersilakan Radar Sulteng masuk ke rumahnya. Sebagai tetangga, Ibu Ani tahu banyak aktivitas yang terjadi rumah kontrakan Yahya. “Pak Yahya pindah di sini kira-kira baru tiga minggu lalu. Sejak pindah, di sini rame terus. Orang-orang bergantian datang. Ada yang datang dengan keluarganya. Malah ada yang rombongan dengan truk dan Kijang pickup. Karena rame sekali terpaksa dibuat sabua (tenda, red) dan drop kursi dari kantor Lurah Tuweley,” cerita ibu Ani.
Hari pertama Yahya pindah di Jalan Bangau itu, orang-orang berdatangan sambil membawa sumbangan. Ada menyumbang belanga, kompor, kasur, televisi, Alquran, gorden dan kursi. Mereka bersimpati karena Yahya sekeluarga saat pindah dari tempat tinggal pertamanya hanya pakaian di badan. Rumah yang mereka tempati sebelumnya di Tanah Abang, Kelurahan Panasakan adalah fasilitas yang diperoleh atas bantuan gereja. Sehingga barang yang bukan miliknya ia tanggalkan semuanya.
Tidak lama menunggu di rumah Ibu Ani, datang dua orang ibu-ibu yang berpakaian dinas pegawai negeri sipil. Keduanya juga mampir di rumah Ibu Ani. Salah satu dari mereka adalah Hj Nurdiana, pegawai di Balitbang Diklat, Pemkab Tolitoli. Ibu berjilbab ini ternyata guru mengaji. Dia adalah guru mengaji yang khusus membimbing istri Yahya.
“Saya baru tiga kali pertemuan dengan ibu Yahya. Supaya ibu Yahya mudah memahami huruf hijjaiyah, saya menggunakan metode albarqy. Alhamdulillah sekarang sedikit sudah bisa,” kata Nurdiana.
Menurutnya, dia tidak kesulitan mengajari ibu Yahya. Malah, katanya, ibu Yahya cepat sekali memahami huruf-huruf hijaiyah yang diajarkan. Karena itu dia memperkirakan kemungkinan dalam waktu tidak lama ibu Yahya sudah bisa lancar mengaji.
Hanya sekitar 20 menit menunggu di rumah ibu Ani, bunyi kendaraan sepeda motor butut milik Yahya terdengar memasuki halaman rumah kontrakannya. Radar Sulteng diterima dengan senang hati, lalu dipersilakan duduk di sofa. Sementara Yahya memilih duduk di lantai alas karpet. Badannya disandarkan ke kursi sofa. “Kita lebih senang duduk di bawah sini,” tuturnya dengan logat kental Manado.
Cara duduk Yahya, tampak tidak tenang. Sesekali ia membuka kedua selangkangnya. Ternyata karena baru beberapa hari selesai disunat. “Setelah tiga hari saya masuk Islam, saya langsung minta disunat di rumah ini,” cerita Yahya, sesekali disertai canda.
Penataan interior rumah kost Yahya tampak apik. Di dinding ruang tamu tampak terpampang kaligrafi ayat kursi yang dibingkai dengan warna keemasan. Di sisi lain, kaligrafi Allah-Muhammad juga terpampang. Di meja ruang tamu terdapat dua buah Alquran lengkap terjemahannya. Di tengah meja itu, juga masih ada tiga toples kue lebaran. “Rumah ini saya kontrak sementara. Saya sudah bayar Rp2,5 juta,” rinci Yahya.
Di tengah asiknya bercerita, istri Yahya, Mutmainnah menyuguhkan beberapa cangkir teh panas. “Silakan diminum air panasnya,” kata ibu tiga anak ini yang saat itu mengenakan jilbab cokelat.
Tidak lama kemudian, dia masuk di salah satu kamar dan mengajak guru mengajinya Hj Nurdiana bersama rekannya. Dari balik kamar itulah terdengar suara Mutmainnah yang sedang mengeja satu per satu huruf hijaiyah. Terdengar memang masih kaku, tetapi berulang-ulang satu per satu huruf-huruf Alquran itu dilafalkannya.
Lain halnya dengan suaminya, Yahya. Pria kelahiran Manado ini mengaku sudah bisa melafalkan beberapa ayat setelah beberapa kali diajarkan mengaji oleh Komarudin Sofa. Selain Komarudin, selama ini ia juga mendapat bimbingan dari ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tolitoli, Yusuf Yamani. “Hanya lima menit saya diajarkan. Saya langsung paham. Surat Fatihah saya sudah hafal,” ujar Yahya.
Selain belajar mengaji dan menerima tamu, aktivitas Yahya juga kerap menghadiri undangan di beberapa masjid. Tidak hanya dalam kota, tetapi sampai ke desa-desa di Kabupaten Tolitoli. “Saya ditemani beberapa orang. Ada juga dari Departemen Agama,” katanya.
Yahya bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan Komarudin Sofa, sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. “Hari itu saya sudah mengucapkan dua kalimat syahadat yang dituntun Pak Komarudin,” cerita Yahya. Apa yang melatari sampai Yahya dan keluarganya memeluk Islam.
PAK Yahya, begitu sapaan akrabnya. Pria kelahiran Manado tahun 1970 ini lahir dari kalangan terdidik dan disiplin. Ayahnya seorang pensiunan tentara. Sekarang menjabat anggota DPRD di salah satu kabupaten baru di Sulawesi Utara. Sebagai putra bungsu dari tujuh bersaudara, Yahya saat bujang termasuk salah seorang generasi yang nakal. “Saya tidak perlu cerita masa lalu saya. Yang pasti saya juga dulu pernah nakal,” tukasnya.
Lantaran kenakalannya itulah mungkin, sehingga beberapa bagian badannya terdapat bekas tato. Di lengannya terdapat bekas luka setrika untuk menghilangkan tatonya. “Ini dulu bekas tato. Tapi semua sudah saya setrika,” katanya sambil menunjuk bekas-bekas tatonya itu.
Postur tubuhnya memang tampak mendukung. Tinggi dan tegap. Meski ia pernah nakal, tetapi pendidikan formalnya sampai ke tingkat doktor. Ia menyandang gelar doktor teologi jurusan filsafat. Saat ditemui, Yahya memperlihatkan ijazah asli yang dikeluarkan Institut Theologia Oikumene Imanuel Manado tertanggal 10 Januari 2004. Sehingga titel yang didapatnya pun akhirnya lengkap menjadi Dr Yahya Yopie Waloni, S.TH, M.TH.
Sebelum menyatakan dirinya masuk Islam, beberapa hari sebelumnya Yahya mengaku sempat bertemu dengan seorang penjual ikan, di rumah lamanya, kompleks Tanah Abang, Kelurahan Panasakan, Tolitoli. Pertemuannya dengan si penjual ikan berlangsung tiga kali berturut-turut. Dan anehnya lagi, jam pertemuannya dengan si penjual ikan itu, tidak pernah meleset dari pukul 09.45 Wita.
“Kepada saya si penjual ikan itu mengaku namanya Sappo (dalam bahasa Bugis artinya sepupu). Dia juga panggil saya Sappo. Tapi dia baik sekali dengan saya,” cerita Yahya.
Setiap kali ketemu dengan si penjual ikan itu, Yahya mengaku berdialog panjang soal Islam. Tapi Yahya mengaku aneh, karena si penjual ikan yang mengaku tidak lulus Sekolah Dasar (SD) tetapi begitu mahir dalam menceritakan soal Islam.
Pertemuan ketiga kalinya, lanjut Yahya, si penjual ikan itu sudah tampak lelah. “Karena saya lihat sudah lelah, saya bilang, buka puasa saja. Tapi si penjual ikan itu tetap ngotot tidak mau buka puasanya,” cerita Yahya, yang ditemui di rumah kontrakannya.
Sampai saat ini Yahya mengaku tidak pernah lagi bertemu dengan penjual ikan itu. Si penjual ikan mengaku dari dusun Doyan, desa Sandana (salah satu desa di sebelah utara kota Tolitoli). Meski sudah beberapa orang yang mencarinya hingga ke Doyan, dengan ciri-ciri yang dijelaskan Yahya, tapi si penjual ikan itu tetap tidak ditemukan.
Sejak pertemuannya dengan si penjual ikan itulah katanya, konflik internal keluarga Yahya dengan istrinya meruncing. Istrinya, Lusiana (sekarang Mutmainnah, red), tetap ngotot untuk tidak memeluk Islam. Ia tetap bertahan pada agama yang dianut sebelumnya. “Malah saya dianggap sudah gila,” katanya.
Tidak lama setelah itu, kata Yahya, tepatnya 17 Ramadan 1427 Hijriah atau tanggal 10 Oktober sekitar pukul 23.00 Wita. Ia antara sadar dengan tidak mengaku mimpi bertemu dengan seseorang yang berpakaian serba putih, duduk di atas kursi. Sementara Yahya di lantai dengan posisi duduk bersila dan berhadap-hadapan dengan seseorang yang berpakaian serba putih itu. “Saya dialog dengan bapak itu. Namanya, katanya Lailatulkadar,” ujar Yahya mengisahkan.
Setelah dari itu, Yahya kemudian berada di satu tempat yang dia sendiri tidak pernah melihat tempat itu sebelumnya. Di tempat itulah, Yahya menengadah ke atas dan melihat ada pintu buka-tutup. Tidak lama berselang, dua perempuan masuk ke dalam. Perempuan yang pertama masuk, tanpa hambatan apa-apa. Namun perempuan yang kedua, tersengat api panas.
“Setelah saya sadar dari mimpi itu, seluruh badan saya, mulai dari ujung kaki sampai kepala berkeringat. Saya seperti orang yang kena malaria. Saya sudah minum obat, tapi tidak ada perubahan. Tetap saja begitu,” cerita Yahya.
Sekitar dua jam dari peristiwa itu, di sebelah kamar, dia mendengar suara tangisan. Orang itu menangis terus seperti layaknya anak kecil. Yahya yang masih dalam kondisi panas-dingin, menghampiri suara tangisan itu. Ternyata, yang menangis itu adalah istrinya, Mutmainnah.
“Saya kaget. Kenapa istri saya tiba-tiba menangis. Saya tanya kenapa menangis. Dia tidak menjawab, malah langsung memeluk saya,” tutur Yahya.
Ternyata tangisan istri Yahya itu mengandung arti yang luar biasa. Ia menangis karena mimpi yang diceritakan suaminya kepadanya, sama dengan apa yang dimimpikan Mutmainnah. “Tadinya saya sudah hampir cerai dengan istri, karena dia tetap bertahan pada agama yang ia anut. Tapi karena mimpi itulah, malah akhirnya istri saya yang mengajak,” tandasnya.
Masuknya Yahya ke agama Islam, menimbulkan banyak interpretasi. Menurut Yahya, ada yang menyebut dirinya orang gila. Ada juga yang meragukannya, dan mungkin masih banyak interpretasi lain lagi tentang dirinya. “Tapi cukup saja sampai pada interpretasi, jangan lagi melebar ke yang lain,” pungkasnya.***
Sumber:
http://www.radarsulteng.com/berita/index.asp?Berita=Utama&id=40935
http://mualaf.com/modules.php?name=News&file=article&sid=425
Assalamu’alaikum
Salam kenal.
Izin untuk pertamaxxxxxxxx
Subhanallah, Allah memberikan hidayah-Nya kepada orang yang di kehendaki-Nya
Benar tidaknya kisah itu, wallahu a’lam. Yang jelas, Musa, Yesus dan Muhammad, semuanya hanya menyembah Allah saja, bukan yang lain.
Mbak Pit -pit, di blognya Kang Masyono9, ada seseorang dengan nickname fietria mengatakan Haniifa mengalami kecelakaan.
Berhubung ini dunia internet dimana nickname bisa saja dipake siapa saja dan kepentingan apa saja. Maka saya konfirmasi ke kamu : Benarkah memang Haniifa mengalami kecelakaan ? bagaimana kondisinya sekarang ? atau yang nulis itu bukan kamu ?
Salam Mbak Pit Pit
@lovepassword Itu bukan saya yang komen. Saya juga tadi diberitahu kopral cepot tentang hal itu. Lagipula email saya selalu ada gravatarnya dan saya sudah lama tidak komen pakai nama fietria sejak ribut dengan presiden AS. Saya enggak tahu siapa yang pakai nama saya, mungkin itu dari orang yang memusuhi saya.
Saya pernah kirim email ke haniifa tapi enggak di balas. Semoga haniifa sehat selalu.
Syukurlah, mudah-mudahan memang cuma gosip.
Ya Allah, semoga ini hanya issu, Insya Allah kang Haniifa sehat wa’afiat.
saya pernah bertemu dengan beliau, tapi hanya salaman saja.
berdoa bersama untuk teman2 semuanya.
dan buat mba fitri… salam kenal lagi ya hahahahahahahaha
terima kasih…….
Met malam…kunjungan perdana lamkenal ya..salam
hidayah akan datang kapan saja dan dimana saja untuk siapa saja. Maka bersyukurlah yang telah mendapat hidayah
Mudah2an pak Yahya dan keluarganya istiqomah dalam Islam. Amiin
@ fiet
Benar Moh.yahya ini yang saya maksud.Kalau anda tahu dan kenal sama beliau tolong salam sama dia,katakan saja dari boni dombanya yang nakal….he..he..he..he..dan bilang juga masih ada salam dari pak Pdt Deamantik .
Saya sih enggak kenal dan belum pernah bertemu Pak Yahya. Tapi kalau ketemu pasti akan saya sampaikan.
Semoga mas Hanifa sehat walafiat. Amin
Artikelnya mantap. Bentuk hidayah dari Allah Swt.
Salam hangat dari Surabaya
Hahahaha.. Islam kah kamu !!! Kristenkah kamu !!!.. apa arti semuanya itu.. tetapi temukanlah NUR yang ada pada diri.. agar tiada tertipu lagi.. hehehehe..
SubhanaLLah
INI SALAH SATU KISAH NYANG DIBUAT2 UNTUK KONSUMSI ORANG ISLAM…..
KACIAN BANGET ….
KALIAN SEMUA UDAH NGITUNG KYAI EN’ USTAD JADI KRISTEN ?
KENAPE ?
TAPI KLO KRISTEN MASUK ISLAM PASTI MENYANGKUT SPERMA..
MBUNGTINGIN CEWEK…. TRUS PAKSA MASUK KRISTEN
PENGEN KAWIN LAGI….
@ Alexa
Nah ini salah satu yang masih mabuk anggur perjamuan…he..he..he..sono minum kopi dulu hilangkan mabuknya baru komentar…!!!!!!!!!…ha..ha..ha..
@boni
Alexa sering mabuk di http://kabarnet.wordpress.com
@ Alexa.apakah anda sudah mendalami kitab injil/bible?
yahya masuk Islam karna dia mengetahui klu Islam membawa dia kejalan yg lurus..bgt pula sebaliknya yahya tdk akan keluar dr kristen klu memang kristen itu membawa dia ke jalan yg lurus tp yahya malah merasa klu kristen membawa dia ke jalan yg sesat….n dr komentar alexa td sy akan jelaskan…umat Islam dgn tujuan memanggil umatnya yg muslim maupun nonmuslim menuju ke jalan yg lurus dgn cara berdakwa dan tidak ada unsur paksaan sdktpun…sebaliknya umat kristen mbungtingi cewek yg ingin di tariknya masuk kristen dgn unsur pemaksaan….apakah injil mengajarkan kristen melakukan hal seperti itu….
shubahanallah…
Subhanallah.
surah ke 110:AL-NASHR Apabila telah dtng pertolongan allah dan kemenangan/dan enkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah/maka bertasbihlah dengan memuji tuhan-mu dan mohonlah ampunan kepada-nya.sungguh,dia maha penerima tobat.amin..amin..ya robbal alamin…
Fitri, ente ternyata dari sini ye ?
Ane ade juga cerita, tentunya dari Aceh ….
Alkisah sebuah keluarga, terdiri dari istri dan 2 orang anak….
Ketika tsunami datang, desa mereka Lok Ngah, langsung rata dengan tanah. Tidak ada nyang bersisa. Namun si istri ini dgn tiba2 mengucapkan kata2, ‘Tuhannya orang kristen, kami percaya kok’…..
Nah, ibu ini dan 2 anaknya yang dipegang erat2 terselamatkan, beda dgn suaminya, langsung terseret ombak.
Ibu ini sekarang menjadi pengurus salah satu panti asuhan milik kristen, hal ini dilakukan sebagai wujud terima kasih kepada tuhannya orang kristen….. Gitu katanya …
Maaf, identitas ibu ini tidak dapat saya sebutkan, karena disekitar kami banyak islam garis keras yang meyakini bahwa orang kristen harus dibunuh, gerejanya harus di bakar, paling tidak ditolak pembangunannya.
Agak beda memang dgn islam …. semua muallaf, pasti berhubungan dgn sperma…..
Semprotkan sperma, nanti die minta tanggung jawab. Trus jadi deh die islam …… he….he…..he…..
Syiar kok pake sperma …..
Cuma orang gila n bodoh yang percaya sama orang sesat seperti anda.cerita kelihatan bgt di buat2.sekarang saya tanya.anda punya orang tua,asalnya anda lahir dr ap?awalnya jg spermanya BAPAKMU.trs,jika anda berbuat salah,bolehkah orang lain selain orang tua anda yang menghukum anda?JAWAB!?!?.klo memang anda anggap yesus tuhan/hantu,tunjukin muka anda dan ayo debat.
@Alexa
Tahyul itu.
@Alexa…..you kelihatan banget ngarangnya,………belajar komen sesuai kontek bacaan postingan di atas dong….biar nyambung……..kalau para pendeta/pastur sikap dan cara berfikirnya ngikutin Yahya Waloni…pasti akan menemukan kebenaran sejati tentang beragama dan bertuhan…….
@alexa knp km g jwb pertanyaan gw,gw ulang ya pertanyaan gw….Apa km sdh mendalami kitab injil/Bible?atw mmg blm g perna baca injil km itu…
Tunjukkan sama sya pendeta/pastor yg hafal injil? Tp klau org muslim yg hafal Qur’an banyak. Mana ada org kristen yg ditindas di Indonesia. Org Islam bnyak yg ditindas di negara kristen. Bohong, Bull shit kristen disebarkan dgn damai. Inget gk misi penjajah gold, glory, gospel??? Kristen emang agama penjajah
aslmkuuumm…
ada yg tau cara menghubungi Ust yahya maloni nggak ya??
FBny, twitternya, ato Nomor Hp ny gitu,, hehehe
thx thx
alhamdu lillah , klo sbagian pendeta d indonesia udh sadar dn kmbali ke jlan ALLAH SUBAHA HUTALAH..!!!
Ini contoh orang diberi hidayah Allah SWT…teruskan pak Yahya untuk berdakwah mengajak saudara kaum Nasrani untuk ke pangkuan Islam…Kalau orang Islam tidak akan menghina Nabi Isa AS,, tidak akan menghina Nabi Musa apalagi Nabi Muhammad SAW…semjua utusan ALLAH SWT.. merupakan bagian keimanan ISLAM. Orang Islam menghormati ibunda Yesus….Siti Mariam,..termasuk wanita sholeh di muka bumi ini…tetapi kalau anda masih Kristen ..engkau akan menghina Allah SWT,,engkau akan menghina Nabii Muhammad….engkau akan mencibir orang Islam….oki …agama yang Rasional adalah Islam..orang Nasrani zaman sekarang adalah umatnya Nabi Muhammad….maka sudah sepantasnya engkau mengikuti Nabi Muhammad,….supaya selamat di dunia dan di akhirat
Ngapain oranng diluar Ajaran Kristen,ribur2 utak atik Alkitab? urusi saja dapurmu sendiri,maksudnya kita penganut Kristen,salahnya dimana?wong alkitag sudah ditutup dengan kitab wahyu,untuk itu kristen yang taat tidak pernah akan terpengaruh dengan apapun yang orang2 diluar kristen katakan,sebabnya YESUS berkata” AKU adalah ALFA dan OMEGA yang PERTAMA dan yang TERKEMUDIAN yang AWAL dan yang AKHIR AKU YESUS telah mengutus makaikatKU untuk memberitakan tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat.AKU adalah TUNAS yaitu keturunan Daud,BINTANG TIMUR yang GILANG-GEMILANG.Injil wahyu 22 ayat 13 dan 17.siapa yang bisa mengutus Malaikat ? hanya TUHAN karena IA mempunyai kuasa.YESUS berkata”kamu menyebut AKU GURU dan TUHAN dan tepat katamu sebab memang AKUlah GURU dan TUHAN.Injil Yohanes 13 ayat 13.selesai sudah iman dan percaya kristen,anda2 pernah membaca janji Allah dengan mata kepala sendiri bahwa setelah YESUS akan ada nabi lagi?jadi kalau masuk urusi dapur orang yaitu otak atik alkitab,salah alamat karena kalian2 me- motong kompas.sebab harusnya ada kesinambungan,bahwa nabi yang sebelumnya bernubuat,bahwa setelah AKU nanti akan ada lagi nabi,jangan tiba-tiba datang katakan ini yang benar ini bukan cetakan pabrik,yang mana buatan jerman inggris Amerika,Firman itu satu sumber dari sang pencipta,makanya tidak bisa datang begitu saja lantas mengatakan ini yang benar,kamu salah,seandainya kalian2 yang suka bilang alkitab palsu dsb yang menjelekan segala macam saya mau bertanya sekali lagi pernah saudara-saudara membaca dengan mata kepala saudara saudara sendiri akan janji TUHAN itu??yang menjanjikan bahwa setelah nabi ISA akan ada nabi lagi,tolong buktikan tertulis dalam kitab Injil mana??jangan katanya-katanya,ini palsu itu asli tapi bukti sebab akan menentukan nasib,jiwa anda-anda masing-masing,kelak pada AKHIR JAMAN nanti.sekian terima kasih GBU.
Di Dunia ini berlaku aksioma ; TELOR BUSUK yang ada dalam keranjang Telor, harus dibuang agar tidak membusukkan yang lain. Puji Tuhan bahwa Yahya Yopie Maloni ( si Telor Busuk ) sudah menentukan sendiri keranjang lain, untuk di
Busukkannya atau memang keranjang sesama Telor Busuk. Kasian deh kalian, berupaya menjadi No. 1 itu wajib, tetapi dengan cara yang baik dan bukan dengan iklan busuk dan hitam. Semoga Tuhan mengampuni kalian semua, karena kalian tidak tahu apa yang kalian perbuat. Amin.
To : Muslims
————- KEBENARAN & PEMBENARAN
Ya, muslims tidak mencari KEBENARAN, melainkan PEMBENARAN ISLAM, padahal jelas bahwa Islam adalah agama Iblis yang bertentangan dengan nilai-nilai unversil dunia.
———–MUHAMMAD MURTAD DARI ISLAM
Seseorang yang akan meninggal, SELALU BERKATA BENAR, dia menyadari bahwa kebohongan tidak lagi akan membawa manfaat baginya.
Demikian pula Muhammad, kalimat terakhir yang keluar dari mulutnya adalah
Ucapan terakhir Muhammad menjelang ajal:
Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …(Sahih Bukhari 59:715)
Isa adalah YANG TERKEMUKA DI DUNIA DAN DI AKHIRAT
إِذْ قَالَتِ الْمَلائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ
Wajihan Fi’dunya wa’lakhirah – “Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat”
(Surah 3:45, Pickthall)
Qs. 46:9 – MUHAMMAD TIDAK YAKIN SELAMAT: (KACAU NICH, NABI SENDIRI KAGAK TAHU)
————— “Maadrii maa yufalubir wa labikum.” …., kata Muhammad,
“Aku TIDAK TAHU APA YANG AKAN TERJADI ATAS DIRIKU DAN DIRIMU.”
Itulah kata-kata PENGAKUAN MUHAMMAD dalam QURAN,
Dari doa terakhir Muhammad menjelang ajalnya itu, kita dapat dengan mudah menyimpulkan:
1. Muhammad berdoa kepada Allah sejati, dan memohon kasihan dan ampun atas dosa-dosanya, karena dia menyadari bahwa dia berdosa besar.
2. Bagaimana anda mau mengikuti seorang yang mengaku nabi, dan pada saat terahirnya mengakui bahwa dia adalah berdosa besar, dan tidak yakin akan selamat?
3. Muhammad tidak mengucapkan “La Ilah ha Ilalah”, karena dia tahu bahwa awloh dalam quran adalah ciptaannya sendiri, machluk imaginer.
4. Muhammad meminta dihubungan dengan “TEMAN YANG MAHA TINGGI”, sedabgjab Yang Maha Tinggi hanyalah ALLAH.
5. Dalam Quran Surah 3:45, ISA ADALAH SESEORANG YANG MAHA TINGGI. TERKEMUKA DIDUNIA DAN DI AKHIRAT.
6. Jadi, pada saat terakhirnya, Muhammad ingin kembali kepada ISA, Oknum kedua dari Allah Tritunggal.
Renungkanlah, dan bertobatlah, tinggalkan Islam agama Iblis dan berbaliklah kepada Yesus, seperti yang dilakukan oleh Muhammad.
Reply
Kristen itu agama buatan paulus bukan ajaran yesus, yesus tdk pernah mengganggap dirinya Tuhan. Yesus diangkat statusnya jd Tuhan sejak sidang gereja di nicea 325M atas prakarsa kaisar constantine dan mencetuskan asas trinitas padahal orang Kristen sebelum itu tdk mengganggap yesus Sbg Tuhan dan asas trinitas krn Kristen pd saat itu dilanda kebingungan dlm agamanya sendiri.