Kalau aku katakan bahwa aku pernah berenkarnasi atau mengalami kelahiran kembali di dunia seperti yang ada dalam ajaran Buddha. Apakah kalian percaya padaku?
PERTANYAANKU
24 Kamis Des 2009
Posted in Uncategorized
24 Kamis Des 2009
Posted in Uncategorized
Kalau aku katakan bahwa aku pernah berenkarnasi atau mengalami kelahiran kembali di dunia seperti yang ada dalam ajaran Buddha. Apakah kalian percaya padaku?
@Irawan:
Terimakasih atas koreksinya. Maaf kalau saya keliru.
————
Menurut faham reinkarnasi, ruh orang yang mati akan terlahir kembali pd bayi dari rahim seorang ibu (JIKA PERBUATAN DALAM HIDUP SEBELUMNYA BAIK) atau dalam tubuh seekor BINATANG JIKA KEHIDUPAN SEBELUMNYA JAHAT. Faham reinkarnasi meyakini bahwa Ruh mengembara dan lahir kembali dari tubuh yg satu ke tubuh manusia lain atau ke tubuh binatang, sebagai konsekwensi dari moral dan perilaku ybs dalam kehidupan sebelumnya.
Lion:
Yang saya tekankan adalah kekeliruan dalam cetakan huruf kapital.
Tidak selamanya orang yang berbuat jahat terlahir sebagai binatang. Jika dia menanam lebih banyak kebaikan dibandingkan kejahatan dia dapat terlahir sebagai manusia. Tidak harus sebagai binatang.
Contoh:
Seorang pembunuh dalam satu siklus kehidupannya dapat terlahir kembali sebagai manusia dengan menyesali perbuatannya, tidak mengulangi perbuatannya, memperbanyak menanam kebaikan. Jadi tidak selalu yang jahat terlahir sebagai binatang jika perbuatan baiknya lebih banyak daripada kejahatan yang dia lakukan.
“Menanam padi menuai padi”
“Menanam rumput menuai rumput”
“Menanam padi dan rumput menuai padi dan rumput”
Jadi jika kita menanam kebaikan kita menuai kebaikan, menanam kejahatan kita menuai kejahatan, tetapi jika kita menanam kebaikan dan kejahatan kita pun menuai kebaikan dan kejahatan.
Itulah juga yang menjelaskan kenapa manusia dilahirkan dengan keadaan berbeda-beda.
Salam
@Lionheart
Saya memaknai kata BAIK>< BENAR; maka dari itu saya tidak mengaitkan kata BAIK dgn kata SALAH.
Bagi saya kategori "hidup BAIK" adalah kehidupan yg cenderung (lebih banyak) didominasi perbuatan baik (positif) tanpa harus steril dari berbuat salah krn mustahil manusia luput dari kesalahan, sedangkan "HIDUP JAHAT" adalah kehidupan yg cenderung didominasi oleh niat buruk dan perbuatan jahat.
Selebihnya, saya percaya anda lebih mendalami dan lebih concern ttg reinkarnasi dibanding saya yg muslim.
salam
“Kalau aku katakan bahwa aku pernah berenkarnasi atau mengalami kelahiran kembali di dunia seperti yang ada dalam ajaran Buddha. Apakah kalian percaya padaku?”
Enggak, yang mbak alami paling2 cuma gejala2 psikologis ajah, mungkin karena mbak terlalu banyak menghayal atau tersugesti omongan seseorang yg dikultuskan, atau mungkin juga godaan syaitan.
kita berpikir simpel aja mbak, kalo memang reinkarnasi itu ada kenapa cuma pada sebagian orang? lalu yang tidak bereinkarnasi kemana?? Lalu bagaimana dengan Nabi Muhammad dan para Nabi sebelumnya ? kalau seandainya mereka bereinkarnasi dan terlahir kembali ke dunia ini pasti keadaan dunia ini tidak seperti sekarang.
Ingat mbak, kita semua terlahir kedunia ini dalam keadaan yang sama, dimulai dari sperma ayah, kemudian rahim ibu, sampai kemudian kita terlahir telanjang dan tidak mengetahui suatu apapun termasuk tentang agama. Dari kenyataan itu saya yakin bahwa hanya ada satu Sang Pencipta yang telah menghidupkan kita, dan dari kenyataan itu juga saya yakin bahwa kita akan kembali kepada Sang Pencipta yang sama.
@islamsampaimati
Bener, bukan khayalan, sugesti atau apapun. Tidak semua manusia yang memilih berenkarnasi, ada yang tetap tinggal di alam akhirat menunggu untuk di adili karmanya, apakah akan masuk surga atau neraka.
Saya pernah bertemu dengan salah satu sahabat saya semasa SMU, yang saya kenal tahun 1970-an. Sementara saya lahir tahun 1985.
Mungkin ini sulit dipercaya, tapi saya benar-benar mengalaminya. Saya juga masih ingat saat berada dalam kandungan ibu saya.
@Mbak Fitri yg penasaran,
Bukan main…, asyik bgt pengalamannya……
menurut hemat saya, secara teoritis dan spiritual, siapapun tetap dimungkinkan mengalami “keajaiban” atau hal luar biasa dlm hidupnya yg terjadi hanya untuk dirinya bagai mukjizat (pd Nabi) maupun karomah bagi para aulia.
Dihadapkan pd hal tsb, muncul berbagai teori dan pendapat guna “melogiskan” kejadian tsb meski penalaran tsb belum tentu diterima oleh masyarakat luas maupun oleh pihak yg mengalaminya.
Khusus mengenai mbak Fitri, saya tidak menyangsikan jika “pengalaman aneh” tsb terjadi dan dialami mbak, namun…. (saya yakin) itu BUKAN bagian dari REINKARNASI, bukan pula menjadi bukti kebenaran faham reinkarnasi yg ditolak Islam.
Kita semua mengetahui bhw “penanaman informasi dan sugesti” (brain-washing dan hypnotism) ttg sesuatu dari dimensi berbeda (baik dlm waktu maupun tempat), dapat saja terjadi atau dilakukan oleh SIAPAPUN terhadap siapapun!.
Simak saja acara Romi Raphael dan Uya Kuya di TV atau reportase penyalahgunaan kekuatan hipnotis, bukankah semua itu menunjukkan bhw sebuah sentuhan dan suara seseorang bisa mentransfer sugesti guna “mengubah” (memanipulir) “pengalaman”, perasaan, pemikiran, kesadaran bahkan seseorang?
Mudah-mudahan kita senantiasa menyikapi dan mensyukuri apapun “keajaiban” dari Allah swt kpd kita dgn sebaik-baiknya berdasarkan ketentuan dan tatanan yg seharusnya.
Salam
@ Fitri (ralat)
Mhn ditambahkan kata KEYAKINAN yg terhapus sbb …
Saya menulis :
“…sebuah sentuhan dan suara seseorang bisa mentransfer sugesti guna “mengubah” (memanipulir) “pengalaman”, perasaan, pemikiran, kesadaran bahkan …. seseorang?…
pd baris terakhir seharusnya tertulis…”… kesadaran bahkan KEYAKINAN seseorang?…
@ Fitri (ralat)
Mhn ditambahkan kata KEYAKINAN yg terhapus sbb …
Saya menulis :
“…sebuah sentuhan dan suara seseorang bisa mentransfer sugesti guna “mengubah” (memanipulir) “pengalaman”, perasaan, pemikiran, kesadaran bahkan …. seseorang?…
pd baris terakhir seharusnya tertulis…”… kesadaran bahkan KEYAKINAN seseorang?…
@Mbak Fitri
maaf kalau salah tempat..
::Tanya::
Dari kecil sampai sebulan kemarin saya Seorang Kristen. Baru bulan ini saya Mualaf. Banyak pertentangan iman yang saya rasakan mulai cara berdoa, beribadah.. dan keseharian. Bahkan untuk melakukan sholat saya takut. Hati saya BERONTAK. saya merasa teringat lagi akan janji-janji saya sebelum masuk Islam dan sampai sekarang saya belum bisa merasakan kedamaian dalam Islam itu sendiri. Banyak hal Indah yang saya lalui bersama Yesus Kristus… belum tergantikan sampi saat ini.. Menskipun saya paksakan dalam hati kalau saya seorang MUSLIM.. tapi tetap ga bisa. saya ingin nikmati ISLAM…tapi sampai sekarang belum bisa…
@Fitri Bantu aku untuk Masuk Islam seutuhnya….& dapat kedamain dalam islam
@Feri Fer….. Yesus tetap sayang aku fer. Aku Tetep miliknya
[Maaf]
@well
Iya nih, salah tempat. Harusnya di DEBAT/DIALOG AGAMA.
Menjawab pertanyaanmu ini aku juga bingung sebenarnya. Karena dahulu pun sebelum aku kenal internet, aku pernah krisis iman. Jadi sebenarnya aku buat blog agama karena aku nggak mau jadi atheis.
Pindah tempat saja ya, biar enak. Di Debat/Dialog Agama.
Mana tab dialog?debat agama nya rusak…. gak bisa di comment……..
”ENGGAK atau TIDAK“
karena aku orang muslim yang beriman, dan keimanan ku 100% kpd tuhanku Allah swt dan islam adalah agamaku dan muhammad (rasullulah) saw adalah nabi ku dan al Qur’an adalah kitabku …