JOHOR BARU (Voa-Islam.com) – Berbeda dengan pemerintah Indonesia yang terkesan lambat menangani permasalahan blog-blog yang menghina agama. Malaysia justru akan menindak tegas blog-blog yang isinya menyentuh masalah yang sangat sensitif tersebut termasuk juga blog yang menghina lembaga kesultanan Melayu.

Hal ini di ungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Hishammuddin Hussein dalam setelah rapat komite penghubung UMNO Johor, kemarin. Dia mengatakan bahwa pihak berwenang akan mengambil tindakan tegas terhadap individu-individu yang mengoperasikan blog mereka jika melampaui batas.

Dia mengatakan, Departemen Investigasi Federal Kejahatan Komersial sedang memantau situs-situs dan melacak postingan yang menyentuh isu-isu sensitif, seperti agama dan ras dan lembaga kesultanan Melayu.

..tindakan tegas akan diambil terhadap lebih banyak blogger karena membuat komentar tidak beralasan  tentang hal-hal yang sangat sensitif,” katanya..

Hishammuddin tidak mengungkapkan jumlah blog di bawah pengawasan.

“Ada beberapa (blog). Saya tidak ingin membahayakan penyelidikan. Cukuplah untuk mengatakan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap lebih banyak blogger karena membuat komentar tidak beralasan  tentang hal-hal yang sangat sensitif,” katanya.

..Bahkan jika mereka adalah anak-anak petugas polisi atau politisi, kami akan mengambil tindakan terhadap mereka.

Sementara itu, ia juga berkomentar mengenai serentetan aksi vandalisme di rumah ibadah, Hishammuddin mengatakan bahwa kecepatan penangkapan telah menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam menangkap pelakunya.

“Bahkan jika mereka adalah anak-anak petugas polisi atau politisi, kami akan mengambil tindakan terhadap mereka. Kita tidak bisa membiarkan kemarahan dan emosi menyala dan menyebar.”

Saat ditanya mengenai insiden terbaru di sebuah kuil Buddha di Seri Alam kemarin pagi, Hishammuddin menyerukan untuk tetap tenang.

“Insiden-insiden yang terjadi di mesjid, gereja dan kuil-kuil tidak mencerminkan sentimen mayoritas orang Malaysia. Ini hanya perbuatan sekelompok kecil orang, tetapi saya meyakinkan kepada anda bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap mereka.” (aa/nst)