Rachmadin Ismail – detikNews


Jakarta – Bagaimana jika seluruh dunia serempak mematikan listrik selama satu jam pada malam hari? Tentunya suasana hening dan gelap yang akan terasa. Itulah yang akan terjadi Sabtu malam ini di sejumlah titik di dunia.

Mulai dari Opera House di Australia, Kota Terlarang di China hingga gemerlapnya kota Las Vegas di Amerika Serikat akan mematikan listrik selama satu jam. Hal ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Bumi Sedunia atau disebut kampanye ‘Earth Hour’.

Ratusan juta rumah di beberapa kota yang tersebar di 125 negara juga akan ikut memadamkan listrik mulai pukul 20.30-21.30 WIB. Aksi ini dikampanyekan para aktivis lingkungan setelah pada konferensi perubahan iklim di Kopenhagen, Denmark, tidak ada hasil yang memuaskan.

Aksi ini diikuti oleh 92 negara. Daerah-daerah baru yang turut serta pada tahun 2010 termasuk Kosovo, Madagaskar, Nepal, Arab Saudi, Mongolia, Kamboja, Ceko, Paraguay, Ekuador, dan Kepulauan Marina Utara di Samudra Pasifik.

World Wildlife Fund (WWF) sebagai inisiator aksi juga akan meminta ikon-ikon dunia seperti Empire State Building dan bangunan Piramida di Mesir untuk memadamkan lampu. Kegelapan akan berlangsung simultan di seluruh dunia.

Menurut Sekjen PBB Ban Ki-Moon dengan mematikan listrik, diharapkan mampu menghemat energi yang cukup besar.

“Perubahan iklim adalah masalah kita semua. Solusinya adalah dengan berusaha mencegahnya oleh individu, komunitas, kalangan pebisnis dan pemerintah di seluruh dunia,” kata Ban Ki-Moon mengomentari aksi ini, seperti dikutip AFP, Sabtu (27/3/2010).

Bagaimana dengan Indonesia? Sejumlah titik di beberapa kota juga akan ikut melakukan aksi. Di Jakarta, aksi akan dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Jadi, siapkah Anda mematikan listrik selama satu jam saja demi Bumi kita?

(mad/nrl)