DEBAT / DIALOG AGAMA

Halaman ini di buka untuk rekan-rekan yang ingin berdebat. Komentar bebas dan tidak di hapus. Namun bagi yang sengaja memasang spam ads*ns* berupa produk merek terkenal maupun numpang ikl*n b*sn*s o*line, maka akan saya hapus. Kecuali atas kesepakatan dan persetujuan dari saya.


Salam, Fitri.

1277 thoughts on “DEBAT / DIALOG AGAMA”

  1. LIMA RUKUN KRISTEN DALAM BIBLE
    Berikut ini saya postingkan artikel khususnya bagi yang beragama Kristen/Katolik.
    Dalam Alkitab terdapat sabda Yesus (Isa Almasih) berikut ini:
    “Bangsa ini memuliakan Aku (Yesus) dengan bibirnya, padahal hatinya jauh daripadaKu. Percuma mereka beribadah kepadaKu, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah PERINTAH MANUSIA (Matius 15:8-10)

    Dan hal ini ditegaskan pula dalam Al Quran berikut ini:
    “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab DENGAN TANGAN MEREKA SENDIRI, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, karena apa yang DITULIS OLEH TANGAN MEREKA SENDIRI, karena apa yang mereka kerjakan (QS 2:79).
    Karena Alkitab itu firman Tuhan, tentulah terdapat perintah/ajaran yang sesuai dengan ajaran Islam, yang ternyata perintah itu tersembunyi dan tidak dilaksanakan oleh umat Kristen, perintah itu dalam Islam disebut RUKUN ISLAM MENURUT ALKITAB, ALQURAN DAN HADITS?
    “Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya (QS 40:14)
    Islam adalah berasal dari Allah Tuhan YME tentunya rukun islam ada juga terdapat di dalam Al Kitab baik langsung maupun tidak langsung.

    Dalam akidah Islam terdapat 5 rukun Islam yakni:
    1. Bersyahadat;
    2. Shalat;
    3. Berpuasa;
    4. Zakat;
    5. Haji khusus bagi yang mampu
    KENAPA ANDA TIDAK MENGIKUT perbuatan ISA SESUAI DALAM ALKITAB ANDA INJIL
    Rukun Kaum Nabi Isa juga ada dasarnya dalam Injil:
    Karena Allah sebelum menurunkan Al Quran telah menurunkan Taurat dan Injil (sebagaimana ajaran berkhittan, berkorban, tidak memakan bábi dsb nya) tentulah “sebenarnya tedapat ajaran-ajaran pokok rukun Islam itu dalam Alkitab, untuk itu perhatikan ayat-ayat Alkitab berikut ini:
    1. SYAHADAT TAUHID/ESA
    Syahadat pada dasarnya adalah menyatakan kesaksian tiada Tuhan selain Allah dan yg dikenal sebagai syahadat Tauhid, sedangkan syahadat rasul adalah meyakini Muhammad sebagai Rasul (karena Injil turun terlebih dahulu sebelum kelahiran Muhammad saw) tentunya yang ada hanyalah syahadat Tuhid, perhatikan ayat Alkitab berikut ini:
    “Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain, kecuali Dia (Ulangan 4:35).
    “Bukankah Aku, Tuhan? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain padaKu! Allah yang adil dan Juru selamat, tidak dan yang lain kecuali Aku (Yeyasa 45:21)
    Markus 12:29 Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
    Markus 12:28-29 Lalu seorang ahli Taurat, l yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: “Hukum manakah yang paling utama?”
    Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

    Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal 1 itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau,satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.1
    Lukas 4:8Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
    Markus 10:17-18 Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?Jawab Yesus: “Mengapa kau katakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.”
    Matius 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis 1 !Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” 1
    Pada perjanjian baru disebutkan:
    ”Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa (Markus 12: 29)”

    Dalam Alquran disebutkan:
    “Sesungguhnya Allah. Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”. ( QS 3, Ali Imran:51)
    “Aku (Isa Al Masih/Yesus) tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada diantara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku. Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu”. (QS 5, Al Maa’idah: 117)

    “Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa! (Ulangan 6:4).

    “Musa menjawab: “Patutkah aku mencari Tuhan untuk kamu yang selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah melebihkan kamu atas segala umat (Pen: Bani Israil yang telah diberi rahmad oleh Allah dan dilebihkannya dari segala ummat ialah nenek moyang mereka yang berada semasa Nabi Musa as)”. ( QS 7, Al A’raaf:140)

    “Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang Mu’min, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu”. (QS 47, Muhammad:19)

    Bersabda Rasullualh saw: “Sesungguhnya Allah mengharamkan masuk neraka orang-orang yang mengucapkan “La Illaahaillalah” dengan niat semata-mata karena ingin keredaan Allah” (HR Bukhari)

    2. SHALAT (SUJUD)
    Shalat sebenarnya adalah doa dan penghambaan makhluk kepada Tuhan-Nya. Inti dari shalat itu selain ruku adalah SUJUD menyembah Allah, jadi ibadah yang hakiki adalah SUJUD
    Perjanjian Lama:
    Masalah sujud (shalat) dalam Alkitab disebutkan :
    “Orang itu (Ramatain-Zofin) dari tahun ke tahun pergi meninggalkan kotanya untuk SUJUD MENYEMBAH dan mempersembahkan korban kepada Tuhan Semest alam di Silo (I Samuel 1:3)”
    “Ezra (Pen: Islam nabi Uzair) berdoa dan mengaku dosa, sambil menangis dengan BERSUJUD di depan rumah Allah (Ezra 10:1)
    “..kemudian SUJUDLAH Ia (Ayub) dan MENYEMBAH. (Ayub 1:21)
    “Keesokan hari bangunlah mereka itu pagi-pagi , lalu SUJUD MENYEMBAH di hadapan Tuhan (I Samuel 1:19)
    “Lalu BERLUTUTLAH orang itu dan SUJUD menyembah TUHAN, serta berkata: “Terpujilah TUHAN, Allah tuanku Abraham,..” (Kejadian 24:26)
    “Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” Lalu sujudlah Abram (Abraham), dan Allah berfirman kepadanya” (KEJADIAN 17:2-3)”
    Nabi Isa sholat /sujud :
    Markus 14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya
    Kejadian 17:3 Maka, sujudlah Abram dengan mukanya sampai menyentuh tanah. Dan, Allah berkata kepadanya,
    Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan inilalu 1 dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
    Mazmur 5:8 Ya TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena musuh-musuhku, luruskanlah jalan-Mu di hadapanku. Orang mencari-cari kelemahanku, jadi tunjukkanlah kepadaku bagaimana Engkau ingin aku hidup.
    Markus 6:46 Setelah Ia berpisah dari mereka, Ia pergi ke bukit untuk berdoa.
    Kejadian di atas terdapat pada masa Abraham (Ibrahim), sedangkan pada zaman Musa dapat dilihat pada ayat berikut ini:
    “Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka” (BILANGAN 20:6)
    “Berfirmanlah Ia (TUHAN Allah) kepada Musa: Naiklah menghadap TUHAN, Engkau dan Harun, Nadab dan Abihu dan 70 orang tua-tua Israel dan SUJUDLAH kamu MENYEMBAH dari jauh (Keluaran 24:1-2)”
    “Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.” (Keluaran 3:5)
    “Segera Musa BERLUTUT ke tanah, lalu SUJUD MENYEMBAH serta berkata: “Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu ya… Tuhan (Keluaran 34:8)”
    “Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan–seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa” (Keluaran 40:31-32)
    “Jawabnya: “Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang.” Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: “Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?” (YOSUA 5:14)
    “ Lalu Daud bangun dari lantai, ia mandi dan berurap dan bertukar pakaian; ia masuk ke rumah TUHAN dan SUJUD MENYEMBAH” (Samuel II 12:20)
    “Kepunyaan-Nya laut, Dialah yang menjadikannya, dan darat, tangan-Nyalah yang membentuknya. Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita” (MAZMUR 95:5-6)”
    Pada Perjanjian Baru :
    “Semua itu akan kuberikan kepadamu, jika Engkau SUJUD MENYEMBAH aku (Iblis)”. Maka berkatalah Yesus kepadanya (Iblis): “Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti” (Matius 4:9-10)
    SHALAT PARA NABI (dalam INJIL)”
    Shalat sebagian para nabi terdahulu sebelum nabi Muhammad SAW dapat diungkapkan dalam Alkitab (bibel),antara lain :
    1. Shalat nabi Musa….. Keluaran 34:8-9
    Segera Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah,seraya berkata :”Jika aku telah mendapat kasih…………………… “
    2. a.Shalat nabi Sulaiman (Salomo)…..I Raja2 8 :22
    Kemudia berdirilah Salomo di depan mezhab Tuhan, dan ditadahkanlah tangannya ke langit, lalu ia berkata : “Ya Tuhan Allah Israel……….”
    b. juga dapat dilihat pada kitab yg sama ayat 54, dan Tawarikh 6:13-14
    3. Shalat nabi Yusak (Yosua)…… Yosua 5 :14
    Jawabnya : “Bukan, tetapi akulah panglima bala tentara Tuhan, sekarang aku datang. “lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ketanah, menyembah dan berkata “Apakah yang akan dikatakan kepada…………
    4. Shalat nabi Ayub………… Ayub 1 : 20-21
    Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya dan mencukur kepalanya kemudia sujudlah ia dan menyembah, katanya: “Dengan telanjang aku keluar………..
    5. a. Shalat nabi Isa (yesus)……… Matius 26:39
    maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, katanya: “Ya Bapa-Ku,jikalau sekiranya mungkin biarlah cawan………………
    b.Lukas 22: 41-41 ……. Yesus berlutut dan berdoa…….
    c. Markus 14: 35-36 …… Yesus merebahkan diri ketanah dan berdoa…..
    6. a. Shalat orang Israel (yahudi)…….. Keluaran 12 : 27-28
    Lalu berlututlah bangsa itu dan sujud menyembah…………
    b. II Tawarikh 7:3……… berlutulah mereka diatas lantai dengan muka mereka sampai ke tanah, lalu sujud menyembah dan …………..
    Dari ayat diatas, dapat disimpulkan bahwa gerakan shalat nabi2 terdahulu (juga bangsa Yahudi) adalah…. berdiri,…berlutut,…sujud dan menyembah, menengadahkan tangan dan berdoa memuji kebesaran Tuhan dan meminta pertolongan.Bagitu juga dengan Nabi Isa (Yesus)…………
    Dari ayat di atas ada dua hikmat yang dapat dipetik,
    Pertama Yesus menegaskan kepada Iblis ‘seharusnya” shalat (sujud menyembah) kepada Allah semata-mata, bukan kepada yang lain, dengan demikian umat manusia pun seharusnya sujud menyembah kepada Allah Pencipta Alam bukan kepada Iblis (Thagut).
    Kedua, dari ayat di atas sangat terang dan jelas bahwa Yesus adalah seorang rasul, karena dicobai Iblis dan Yesus bukan Tuhan, sebab kalau Yesus Tuhan, maka Iblis tidak akan berani mencobai-Nya dan ucapan Yesus itupun tidak demikian tetapi akan berbunyi:
    “Enyahlah Iblis terlaknat! Engkau harus menyembah Aku Tuhanmu, dan hanya kepada Aku (Yesus) sajalah engkau berbakti (mengabdi)”
    Tetapi yang kita temukan dalam ayat di atas adalah: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.
    Pada ayat lain menjelaskan pula bahwa Yesus pun berdoa dan sujud menyembah Bapa (Allah swt), sehingga ayat inipun sangat terang benderang, kalau Yesus itu bukan Allah yang menjelma ke dunia. Jelas Yesus (Isa Al Masih) adalah seorang rasul yang berdoa dan sujud menyembah (shalat) kepada Allah swt, sama seperti Musa as dan Muhammad saw.

    Perhatikan ayat berikut ini:
    “Jika kamu BERDIRI untuk BERDO’A ..(Markus 11:25)
    ….lalu ia (Yesus) BERLUTUT dan berdoa (Lukas 22:41);
    Ia (Yesus) maju sedikit, lalu SUJUD (merebahkan diri) ke tanah dan berdoa (Markus: 14:35)”

    Dari ayat-ayat Alkitab baik perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, jelaslah ritual sujud (bagian dari shalat menyembah Allah) sudah dilaksanakan pada zaman Ibrahim, Musa dan Isa Al Masih (Yesus) dan diteruskan oleh Muhammad SAW.
    Jelas sekali bahwa ayat2 di atas menunjukkan penghambaan Yesus kepada Tuhan dengan cara bersujud dan berdoa.
    “Kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat, maka kemanapun kamu menghadap disitulah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmad-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS 2: 115)”
    Sebelum ayat ini turun, dahulu umat Islam shalat tidak menghadap ke Ka’bah di Mekah tetapi ke Baitul Maqdis di Palestina. Ini juga bukti bahwa umat Islam bukan menyembah Ka’bah.
    “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku (QS 2:43)

    A) Mengapa manusia tidak mau sujud?
    “Tidakkah kamu perhatikan, bahwa telah SUJUD (tunduk patuh)kepada Allah segala sesuatu yang ada di langit dan segala sesuatu yang ada di bumi, matahari, bulan, dan bintang-bintang, gunung-gunung, segala fauna dan flora, dan SEBAGIAN SAJA DIANTARA MANUSIA…..QS: [22] Al Hajj:18)”
    “Sesungguhnya orang yang menyombongkan dirinya dari SUJUD (menyembah) Aku, akan masuk NERAKA JAHANAM dengan kehinaan (QS Al Mu’min:60)
    “Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak mentombongkan diri (QS [16] An Nahl: 49)
    B) Umat Kristen Tidak Pernah Sujud Menyembah Tuhan
    Tatacara ibadah umat Kristen :
    (a) Menyanyi
    Menyanyi merupakan ritual umat Kristen paling penting yang harus dilakukan pada setiap kebaktian Minggu atau kebaktian lainnya di gereja atau tempat lain. Menyanyi, bukanlah prosesi penyembahan kepada Tuhan, tetapi merupakan bentuk puji-pujian kepada Tuhan.
    (b) Berdoa
    Berdoa dalam Kristen sama sekali bukanlah bentuk penyembahan kepada Tuhan, tetapi merupakan bentuk ritual permohonan/ permintaan kepada Tuhan, sama sekali bukan bentuk penghambaan/ kepasrahan secara total (menyembah) kepada Tuhan.
    “Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, tidak lain hanyalah siulan dan bertepuk tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu (QS 8:35)
    “Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Sujudlah kamu sekalian kepada Yang Maha Penyayang”, mereka menjwb: “Siapakah Yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akn sujud kepada Tuhan yang kamu perintahkan kami (bersujud kepada-Nya)?”, dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman) (QS 25:60)
    C) Apakah Sujud itu menyebah berhala
    a) Berhala Baal
    umat Kristen “tidak sujud” kepada Allah Tuhan semesta Alam. Apakah karena khawatir dengan ayat berikut ini:
    “Janganlah engkau SUJUD MENYEMBAH Tuhan mereka atau beribadah kepadanya (Keluaran 23:24)”
    “Tetapi jika engkau sama sekali melupakan Tuhan, Allahmu, dan mengikuti tuhan lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, kamu pasti binasa; seperti bangsa-bangsa yang dibinasakan Tuhan, di hadapanmu, kamupun akan binasa, sebab kamu tidak mau mendengarkan suara Tuhan, Allahmu (Ulangan 8:19)”
    “Lalu orang orang Israel melakukan apa yang jahat di mata Tuhan dan mereka beribadah kepada Baal, Mereka meninggalkan Tuhan, Allah nenek moyang mereka …(Hakim-hakim 2:11-12)
    b) Berhala Thagut (Syaitan)
    Menurut Akidah Islam, sembahan yg dilakukan selain kepada Allah swt, maka disebut menyembah berhala atau Thagut yaitu setan yang disembah kaum pagan penyembah berhala.
    ‘Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain adalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah s?tan yang durhaka (Thagut) (QS 4:117)”.
    Jadi menurut akidah Islam orang non Islam yang tidak menyembah Allah tetapi menyembah berhala dan setan sama-sama syirik dan kafir. Sebab berhala adalah identik dengan “tipuan” setan, sehingga penyembah berhala adalah penyembah setan juga yang disebut Thagut. Demikian di luar Islam identik baik langsung maupun tidak langsung adalah beribadah kepada Thagut ini dan menjadi syirik.
    c) Apakah Ka’bah itu berhala, disembah umat Islam?
    Banyak kesalahan pandangan dari umat non Islam yg mendakwa bahwa Kabah itu identik dengan berhala, sehingga umat Islam didakwa mereka sebagai penyembah berhala
    Hal ini dijelaskan Allah dalam Al Quran :
    “Dan ingatlah, ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (Ka’bah) (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan (syirik, menyembah berhala dll) sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku (Kabah Baitullah) ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang ruku dan sujud (QS 22:26)
    “Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia (QS 5:97)
    Akhirnya Allah swt menegaskan dalam Al Quran dikaitkan dengan ibadah selain yang diajarkan agama Islam:
    “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS 2:256)
    Hal ini dipertegas oleh Allah dengan firman-Nya berikut ini:
    “Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) sembahyang (shalat/sujud), mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah, karena mereka mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal (QS 5:58)

    3 PUASA
    Yesus juga melakukan puasa sebagaimana, nabi-nabi lain sebelumnya melakukan Puasa. Sesuai ayat Alkitab berikut ini:
    Matius 4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari 1 dan empat puluh malam,akhirnya laparlah Yesus. 1
    Lukas 4:2 Yesus tinggal di sana selama empat puluh hari dan dicobai Iblis. Selama di sana Yesus tidak makan apa-apa dan setelah selesai empat puluh hari berpuasa, maka Ia merasa sangat lapar

    Apakah umat Kristen akan sanggup melaksanakan puasa seperti yang dilakukan Yesus, yaitu 40 hari 40 malam tanpa makan dan minum?
    Puasa secara khusus diwajibkan kepada umat Katholik, “Dan apabila kamu BERPUASA, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila ENGKAU BERPUASA, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melinkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu (Matius 6:16-18)”
    Dalam Al Quran Surah Al Baqarah disebutkan:
    “Hai orang-orang yang beriman! Telah difardhukan atas kamu MENGERJAKAN PUASA, sebagaimana telah di fardhukan puasa atas orang-orang yang sebelum kamu (terdahulu) untuk menyiapkan kamu menjadi bertaqwa (QS 2:183).
    “Diceritakan dari Abdullah bin Umar Ibnu Ash bahwa Rasullulah saw bersabda: “Shalat yang paling disukai Allah adalah ialah shalat Nabi Daud, dan puasa yang paling disukai Allah ialah puasa Nabi Daud; beliau tidur seperdua malam, berdiri (shalat) sepertinya, dan tidur seperenamnya; beliau puasa satu hari dan berbuka satu hari (HR Bukhari)’ [589]

    4. ZAKAT/beramal :
    Markus 10:21Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kau miliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga,kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
    “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu (Amsal 3:9)
    “Jikalau seorang mengkuduskan sebagian dari ladang miliknya bagi TUHAN, maka nilainya haruslah sesuai dengan taburannya, yakni schomer taburan benih jelai berharga 50 syikal perak (Imamat 27:16)

    “Mengenai segala persembahan persepuluh dari lembu dan sapi atau kambing domba, maka dari segala yang lewat dari bawah tongkat gembala waktu dihitung setiap yang kesepuluh harus menjadi persembahan kudus bagi TUHAN (Imamat 27:32)

    Dalam ajaran Islam “Sesungguhnya orang-orang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan ZAKAT, mereka mendapat pahala dari sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati (QS 2:277)”
    Dalam sebuah haditsnya Rasul saw bersabda:
    “Dari Ayyub ra…. Rasul berkata:Sembahlah Allah dan janganlah mempersekutukan-Nya dengan sesuu. Tegakkanlah shalat, bayarkan ZAKAT dan hubungkan kasih sayang “ (HR Bukhari) No. 717.

    5. HAJI

    Matius 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat 1 -Ku dan alam maut tidak akan menguasainya
    Petrus = Mekah

    “Lalu Allah membuka mata Hagar (Hajar), sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak (Ismael) itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah, maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir (Kejadian 21:19-21)”
    “Lalu malaikat Tuhan menjumpainya dekat suatu mata air di padang gurun, yakni dekat mata air di jalan Syur (Kejadian 16:7)”
    “Sebab itu sumur tadi disebutkan orang: sumur Lachai-Roi; letaknya antara Kadesj dan Bered (Kejadian 16:14)”
    “Kemudian Tuhan membuka mata Hajar dan dia melihat sebuah sumur air. Di pergi menuju sumur itu, dan mengisi kantung air, kemudian memberi minum anak itu (Kejadian 21:19).
    Dalam Mazmur sendiri telah merujuk pada Sumur Zamzam, meskipun tidak menyebut namanya, dan secara spesifik menyebutk letaknya di Bakkah, varian kuno dari nama Mekkah.

    Menurut akidah Islam, sumur Lachi-Roi itu disebut zam-zam (artinya air yang berkumpul), sedangkan Kadesj dan Bered adalah nama gunung yakni Shafa dan Marwa di kota Mekkah, dari peristiwa/kisah Ismael inilah maka munculnya Sai (lari-lari kecil) dari padang Safa ke Marwa.
    Dan sumur ini telah menjadi suatu mukjizat karena sudah bertahan paling sedikit 4.000 tahun, semenjak dibuat oleh Jibril. Hingga kini air sumur Zamzam dapat dinikmati dan diminum oleh orang-orang yg sedang berhaji dan umron selama berabad-abad dan diminum oleh berjuta-juta manusia (Maha Suci Allah!)
    “Sesungguhnya Shafa dan Marwa adalah sebagian syiar Islam, maka barang siap beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya (QS 2:158)
    “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan Haji. mereka akan datang kepadamu (Ibrahim) dengan berjalan kaki dan mengendarai onta, yang datang dari segenap penjuru yang jauh (QS 22 Al Hajj:27)”
    “Dan ingatlah, ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah Ka’bah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu MEMPERSERIKATKAN sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku (Kabah Baitullah) ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang ruku dan sujud (QS 22:26)”
    Thawaf pada dasarnya Islam meneruskan ajaran nabi-nabi terdahulu baik Ibrahim, Yakub , Musa.
    Para malaikat di langit berputar mengelilingi (Thawaf) pada Arsy Allah yang Maha LUAS itu…dan karena sangat banyaknya jumlah malaikat itu, Allah menggantinya dengan Baitul Makmur.(bangunan mirip Ka’bah) dan sekali berthawaf setiap hari 70.000 malaikat, dan saking banyaknya setiap malaikat hanya dapat berthawaf sekali dalam seumur hidupnya.
    Thawaf telah dilakukan para Malaikat, Adam dan Ibrahim dan Rasul SAW.
    “Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka, dan hendaklah mereka melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua (Baitullah Ka’bah) itu (QS 22:29)
    Arah kiblat
    Mazmur 138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu,oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu;sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
    Mazmur 5:8TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena seteruku; ratakanlah jalan-Mu di depanku.
    Kedatangan Nabi Muhammad menurut Injil :
    Yesaya 29:12dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.”
    Yohanes 14:16Aku akan minta kepada Bapa 1 , dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong 2 yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 1
    Yohanes 15:26Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
    Yohanes 16:7Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghiburitu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia 1 kepadamu. 1
    Yohanes 16:10 akan kebenaran,karena Aku pergi kepada Bapadan kamu tidak melihat Aku lagi
    Ulangan 18:18seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Kudalam mulutnya,dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.
    Yohanes 16:12-13
    Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
    Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran,Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran 1 ;sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
    Isa hanya untuk Bani Israel : Matius 10:5-6Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
    melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

    Sholawat nabi : إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
    Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.
    (QS: Al-Ahzab Ayat: 56)
    https://www.youtube.com/watch?v=euzU5YvmwqA debat kristen masuk islam

    Jin kristen : https://www.youtube.com/watch?v=CekJf38j_M8

  2. Apakah TUHAN itu harus diTauhid-Tauhid-kan supaya DIA bisa menjadi TAUHID beneran?
    Bagaimana kalau tidak ada manusia-Bumi yang men-Tauhid-kan TUHAN? Apakah kemudian TUHAN tidak pernah Tauhid lagi?

    • Ketika allah menciptakan adam para malaikat berkata….ya rab…apakah tidak cukup kami menyembah kepadamu sehinga tuhan menciptakan adam…ya rab sesungguhnya engkau pun tahu bahwa keturunan ADAM(MANUSIA) akan bermusuhan sesama sendiri dan melekukan pertumpahan dara sesama sendiri….apa yang tuhan katakan kepada malaikat…..apa yang ku ketahui itu yang tidak kau ketahui……SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA MENGETAHUI SEGALA-GALANYA

  3. Assalamu ‘alaikum wr wb…. Trimakasih buat yg punya blog ini ….. Dan untuk saudara “HADIPAMBUDI” trimakasih atas sgala penjelasan dn perinciannya yg cukup lengkap untuk keterangan ke2 Agama dan ke2 Kitab masing2 dan itulah KEBENARAN yg harus diungkap……………. TAPI …………………………………………………. Saya lebih tertarik kpd”RUKUN ISLAM” yg pertama yaitu “DUA KALIMAH SYAHADAT” Yg dlam artinya ,,” AKU BERAKSI Tidak ada tuhan selaiin ALLAAH” dn “AKU BERSAKSI bahwasanya MUHAMMAAD itu utusan ALLAH”. Itulah dua kalimah syahadat dlm agama kita yaitu ISLAM,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, nah skarang saya ingin bertanya kepada smua orang yg mampir ke blog ini atau pun yg punya blog ini………………………………………. Begini ktika sbagai seorang MUSLIM mengatakan “AKU BERSAKSI” apa yg sbenarnya yg “KITA” saksikan?!!???!!!!???? ….. Skali lagi apa yang kita saksikan ????!!!!!!!!!!!! Apakah ALLAAH yg kita saksikan???? !!!!!!!!!!!! Apakah MUHAMMAD yg kita saksikan?????!!!!!! Tentu harusnya ALLAAH,MUHAMMAD yg kita saksikan tapi ALLAH,MUHAMMAD yg bagaimana ???? Ahhhh terlalu bnyak yg ingin dtanyakan ttg “PENYAKSIAN” yg sbenar2nya PENYAKSIAN” Dan RENUNGKAN wahai saudaraku seiman jk kita tidak menyaksikan yg sbenar2nya PENYAKSIAN maka… jujur dari hati yg paling dalam PENYAKSIAN itu adalah……………… “PENYAKSIAN YANG MUNAFIK”. omongannya BERSAKSI tapi sesungguhnya TIDAK MENYAKSIKAN apakah itu bukan MUNAFIK namanya,,,,, siapapun ANDA baik dia Ulama,Kiayi,Ustadz,siapapun,,,,, yg penting “KITA MENGAKU “ISLAM”” Renungkanlah,,,,, trus bgaimana kita bisa melakukan/mengerjakan RUKUN yg lain?? Smentara syahadat kita saja bisa dianggap TIDAK BENAR atau tidak beres ?? Yaaaaahhhh itulah “KITA” yg Skarang “MERASA PALING BENAR” smentara masalah yg paling “POKOK” dlm Keyakinan kita saja masih belum benar2 mengetahui bahkan “IKUT-IKUTAN” atau TA’LIQ BUTA,, yg paling ironis lagi malah mempermasalahkan tentang BID’AH,HUKUM2, NAS,FATWA dan lain2 yg kesemuanya itu merujuk pada PERPECAHAN UMMAT ISLAM…… Dan yg anehnya lg para ulama “KITA” yg menjadi panutan malah seakan2 mendukung perpecahan karna EGO masing2 atas nama KEBENARAN berdasarkan DALIL2 yg sengaja dcari2 untuk Kepentingan PRIBADI ataupun GOLONGANnya sendiri atas nama ISLAM…… Mudah2an dengan Komentar ini kita bisa/ dapat “MENYAKSIKAN sbenar2 PENYAKSIAN” atau Menemukan GURU/MURSYID yg dapat membimbing kita kearah PENYAKSIAN yg sbenar2nya..,, atau stidak2nya mungkin Mau merenung tentang PENYAKSIAN dari apa yang kita katakan bukan sekedar dlm ucapan dn akal pikir KITA saja,,, shingga kita mengetahui ucapan syahadat bukan hanya penyaksian ikut-ikutan !!!! Jika penyaksian itu ikut-ikutan maka yakinlah ISLAM KITA juga ISLAM IKUT2AN wassalaaaaaammm,,,,

    • @akhmad

      Kau Islam atau menyamar,
      Atau mungkin ex-Islam.
      Pertnyaanmu tajam!

      Pernah aku bertanya itu
      Tapi belum juga berjawab
      Mungkin itu hanya pokok e.

      Ada apa dgn dua kalimat sahadat,
      Mengapa hanya dua kalimat itu,
      Bukan tiga menyertakan Jibril?

      Allah, Muhammad dan Jibril
      Tak satupun boleh diabaikan
      Dlm penyampaian firman-Nya

      Kami istilahkan itu dgn
      Dua kalimat “belenggu”
      Bagi pemeluk-pemeluk

      Belenggu itu pengikat
      Mengikat ajaran kpd ruh-nya
      Ajar Roh Kudus atau Roh Tak Kudus

      Salam Damai!

      • Selain dalam Al Quran , Al-Hujurat 49 : 15 , QS. Az Zukhruf : 23-25 ,atau QS. Muhammad :19 dll
        firman Allah Ta’ala :
        إِيَّاهُ. وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا
        ” Dan Rabbmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah kecuali Dia ” ( Qs. Al Israa : 23 )
        وَاعْبُدُوا اللهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا
        ” Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan Nya dengan sesuatu apapun “ ( Qs. An – Nisa’ : 36 ),
        Muhammadarrasuulullaah yaitu : “ Pengakuan secara bathin dan secara dhahir bahwasannya dia (Muhammad) hamba Allah dan utusan-Nya yang diutus untuk manusia seluruhnya.”

        لِلنَّاسِ. كَافَّةً. إِلَّا. أَرْسَلْنَاكَ. وَمَا.
        “ Dan Kami tidaklah mengutusmu melainkan untuk seluruh manusia.” (Qs. As-Saba’:28)
        إِلَيْكُمْ جَمِيعًا. قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللهِ
        “ Dan katakanlah (Muhammad) : ‘Hai manusia! Sesungguhnya aku ini utusan Allah kepada kamu semua.’” (Qs. Al A’raf : 158)
        Dan dalam sebuah hadits, Rasulullah shalallaahu ‘alahi wasallam bersabda :
        “… dan Aku diutus kepada makhluk seluruhnya.” (HR. Muslim dari shahabat Abu Hurairah)
        Dalam hadits yang lain Rasulullah shalallahu ‘alahi wasallam bersabda :
        “ Dahulu para nabi diutus khusus untuk kaumnya saja, sedangkan aku diutus untuk seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim )
        …. juga dalam Hadits shohih , : Sebagaimana dalam sebuah hadist dari Ubadah Bin Shamit Radiyalallahu ‘Anhu berkata, saya mendengar Rasulullah Shalalahu ‘Alahi Wassalam bersabda, : ” Barangsiapa yang bersaksi Tidak ada ilah ( sesembahan ) yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad utusan Allah maka diharamkan atasnya neraka .” ( HR. Muslim No : 29 )
        …, “ Barangsiapa yang bersaksi bahwa tidak ada yang ilah ( sesembahan ) yang berhak di sembah kecuali Allah dan aku adalah utusan Allah. Tidak ada seorang hamba pun yang bertemu Allah (meninggal dunia) dengan membawa kedua persaksian tersebut dalam keadaan tidak ragu-ragu kecuali Allah akan memasukkannya ke surga.” ( HR. Muslim no. 31)
        …… Dari Muadz Bin Jabbal Radiyallahu ‘Anhu berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : ” Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tidak ada ( ilah ) sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya dengan kejujuran dari dalam hatinya, kecuali Allah akan mengharamkan neraka baginya.” ( HR. Bukhari no. 128 Muslim : 32 )

      • @Maren Kitatau
        @Akhmad

        Begini ktika sbagai seorang MUSLIM mengatakan “AKU BERSAKSI” apa yg sbenarnya yg “KITA” saksikan?!!???!!!!???? ….. Skali lagi apa yang kita saksikan ????!!!!!!!!!!!! Apakah ALLAAH yg kita saksikan???? !!!!!!!!!!!! Apakah MUHAMMAD yg kita saksikan?????!!!!!! Tentu harusnya ALLAAH,MUHAMMAD yg kita saksikan tapi ALLAH,MUHAMMAD yg bagaimana ????

        +++++

        Selamat datang Akhmad, terima kasih telah mampir di blog ini.

        saya sama sekali bukan seorang ahli agama Islam
        namun ijinkan saya mencoba menjawab pertanyaan anda
        tentang maksud/arti kosa kata “bersaksi” dalam 2 kalimat Syahadat

        Menurut etimologi bahasa Arab:
        Syahadat (الشهادة asy-syahādah) adalah kata benda masdar شَهَادَة , hasil perobahan dari kata kerja lampau (fi`il Madhi): syahida (شَهِدَ) yang artinya ia telah memberikan persaksian (witness, testify, attend, certificate,assist); dengan dikasrahkan huruf Ha` (شَهِدَ بكسرالهاء). Arti harfiah syahadat dalam tata bahasa arab adalah memberikan persaksian; memberikan ikrar setia, memberikan pengakuan (testify); sertifikat (terjemahan google).

        Secara terminologi, syahadat berarti: Pernyataan pengakuan segenap jiwa raga bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah (Rasul-Nya).

        Menurut KBBI: (saya copas apa adanya dari KBBI online)
        bersaksi/ber·sak·si/ v 1. ada saksinya; mempunyai (memakai) saksi: surat perjanjian itu seharusnya dibuat di atas kertas bermeterai dan — sekurang-kurangnya dua orang; 2. menyatakan (mengakui) dng sesungguhnya;

        Oleh sebab itu maka arti dan peran kata اَثْهَدُ (asyhadu)/“bersaksi” dlm 2 kalimat syahadat yg berbunyi:
        اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ
        asyhadu an laillahhaillallah wa asyhadu anna muhammadarasulallah adalah sbb:

        1. Berdasarkan pengertian no. 1 KBBI:

        Menjelaskan bahwa seseorang tlh menyatakan/mengakui/berikrar dihadapan saksi (sebagaimana dipersyaratkan yaitu sekurang-kurangnya dua orang saksi muslim yg eligible), bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah.
        –>mengacu pd pengertian no. 1 KBBI tsb, betapa jelas bahwa kata “bersaksi” tidak menempatkan ybs menjadi saksi sebagaimana persangkaan anda, melainkan menjelaskan bahwa seseorang tlh membuat pernyataan/ikrar dihadapan saksi kompeten sebagaimana yg dipersyaratkan!

        2. Berdasarkan pengertian no.2 KBBI:

        Menjelaskan bahwa seseorang telah membuat pernyataan (mengakui) dengan sesungguhnya; (bukan pernyataan abal-abal) bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah.

        Sehubungan dengan itu, konstruksi dan peran kata “bersaksi” pada dua kalimat syahadat tsb betul-betul TEPAT, STRATEGIS dan LEGITIMATE, baik ditinjau dari etimologi (bahasa Arab & bahasa Indonesia) maupun dari aspek hukum positif, manakala kita berpikir konstruktif.

        @MK

        Ada apa dgn dua kalimat sahadat,
        Mengapa hanya dua kalimat itu,
        Bukan tiga menyertakan Jibril?

        +++++++

        Syahadat adalah rukun (azas, syarat, kewajiban) ke-1
        dari 5 (lima) Rukun Islam, bukan satu-satunya rukun
        Jika seseorang hanya melaksanakan 1 rukun saja
        maka ia belum memenuhi Rukun Islam
        terlebih lagi disamping Rukun Islam
        umat Islam juga mutlak wajib mengimplementasikan 6 Rukun Iman
        yaitu :
        Iman kepada Allah
        Iman kepada Malaikat-malaikat-Nya
        Iman kepada Kitab-kitab-Nya
        Iman kepada Rasul-Nya
        Iman kepada hari akhir
        Iman kepada takdir baik dan buruk dari Allah swt.

        Jibril adalah salah satu malaikat-Nya,
        eksistensi Jibril diimani setiap muslim melalui Rukun Iman

        Jadi, menjadi Muslim tidak hanya karena dua kalimat itu,
        tidak pula hanya dengan mengimani Jibril saja,
        melainkan dgn menjadikan 5 Rukun Islam + 6 Rukun Iman
        sebagai PRINSIP, FALSAFAH dan PEGANGAN hidupnya.

        Siapapun bisa saja menyebut dirinya “Islam”
        tapi jika falsafah hidup, ajaran dan agemannya
        bertolak belakang dgn PRINSIP2 DASAR ISLAM
        sungguh naif jika ia dikategorikan sbg Islam!
        be smart, realistic, logical and fair

        salam

      • FA: Jadi, menjadi Muslim tidak hanya karena dua kalimat itu,
        MK: Tapi tampaknya dua kalimat itu suatu yg mutlak
        Tapi tak cukup dgn mengaku/bersaksi, bw Allah Itu Esa.
        Karna Muhammad adalah sbg penentu pengakuan itu.
        Artinya: Yg Esa itu hrs yg dimaksudkan Muhammad,
        Bukan Yg Esa yg disaksikan oleh Musa atau Isa dll.

        FA: Sehubungan dengan itu, konstruksi dan peran kata “bersaksi” pada dua kalimat syahadat tsb betul-betul TEPAT, STRATEGIS dan LEGITIMATE, baik ditinjau dari etimologi (bahasa Arab & bahasa Indonesia) maupun dari aspek hukum positif, manakala kita berpikir konstruktif.
        MK: Ya! Itu strategi yg jitu utk mendapat legitimasi sbg rasul-Nya
        Di konstruksikan mulai dari Muhammad sbg manusia biasa, lalu menjadi hanya hanya seorang pemberi peringatan kemudian menjadi hanyalah seorang hamba Allah hingga “pengakuan terhadap status Muhammad sebagai rasul”.

        Salam Damai!
        .

      • @Maren Kitatau

        MK: Ya! Itu strategi yg jitu utk mendapat legitimasi sbg rasul-Nya

        +++++

        FA: Pemikiran yg sungguh sempit. Sebaiknya perluas cakrawala berfikir sebelum membuat pernyataan menggelikan spt diatas.

        Allah dan Rasulullah sama sekali tidak membutuhkan legitimasi atau pengakuan siapapun bagi diri-Nya maupun Rasul-2Nya.
        Manusia mau mengakui atau tidak, manusia menerima atau tidak, Allah tetap adalah Tuhan YME dan Rasul-2Nya tetap adalah Rasul.

        +++++
        MK: Tapi tak cukup dgn mengaku/bersaksi, bw Allah Itu Esa.
        +++++

        Ya iyalah, …..pernyataan yg ngawur dan ajaib…..
        Agama apapun, yg secara etimologi adalah sistem yang mengatur tata keimanan dan tata peribadatan kepada Tuhan dan hubungan antar sesama manusia dan lingkungannya (hubungan vertikal-horizontal; hablum minalloh & hablum minannas), mustahil hanya mempersyaratkan pemeluknya cukup dengan bersaksi menyembah pd tuhan YME….wkwkwk (tolong fanya diberi pencerahan jika menurut Om ada agama yg spt itu).

        Apakah utk menjadi Kristen cukup dgn mengaku/bersaksi bhw Yesus adalah Tuhan YME?
        Mengapa Paulus yg sama sekali bukan murid Yesus dan tak pernah sekalipun bertemu Yesus, justru diyakini sebagai Rasul-Nya?
        Lebih ajaib lagi, dlm beberapa hal justru ucapan Paulus lebih diindahkan dibanding perintah Allah ataupun sabda Yesus?
        aneh….

        Salam

    • Alhamdulillah saya Muslim ( http://interlockedbrick.com ) , dan bukan seperti anda perkirakan….
      kemudian tentang pertanyaan anda “AKU BERSAKSI” apa yg sbenarnya yg “KITA” saksikan?!!???!!!!???? ….. Skali lagi apa yang kita saksikan ????!!!!!!!!!!!! Apakah ALLAAH yg kita saksikan???? !!!!!!!!!!!!
      SEBAIKNYA ANDA TANYAKAN DULU PADA GURU ANDA SMP / SD …. APAKAH ARTI DARI BERSAKSI…… Apakah seperti kebiasaanan anda MENYAKSIKAN sepak bola , atau artinya lain

    • @Akhmad

      Begini ktika sbagai seorang MUSLIM mengatakan “AKU BERSAKSI” apa yg sbenarnya yg “KITA” saksikan?!!???!!!!???? ….. Skali lagi apa yang kita saksikan ????!!!!!!!!!!!! Apakah ALLAAH yg kita saksikan???? !!!!!!!!!!!! Apakah MUHAMMAD yg kita saksikan?????!!!!!! Tentu harusnya ALLAAH,MUHAMMAD yg kita saksikan tapi ALLAH,MUHAMMAD yg bagaimana ????

      +++++

      Selamat datang Akhmad, terima kasih telah mampir di blog ini.

      saya sama sekali bukan seorang ahli agama Islam
      namun ijinkan saya mencoba menjawab pertanyaan anda
      tentang maksud/arti kosa kata “bersaksi” dalam 2 kalimat Syahadat

      Menurut etimologi bahasa Arab:
      Syahadat (الشهادة asy-syahādah) adalah kata benda masdar شَهَادَة , hasil perobahan dari kata kerja lampau (fi`il Madhi): syahida (شَهِدَ) yang artinya ia telah memberikan persaksian (witness, testify, attend, certificate,assist); dengan dikasrahkan huruf Ha` (شَهِدَ بكسرالهاء). Arti harfiah syahadat dalam tata bahasa arab adalah memberikan persaksian; memberikan ikrar setia, memberikan pengakuan (testify); sertifikat (terjemahan google).

      Secara terminologi, syahadat berarti: Pernyataan pengakuan segenap jiwa raga bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah (Rasul-Nya).

      Menurut KBBI: (saya copas apa adanya dari KBBI online)
      bersaksi/ber·sak·si/ v 1. ada saksinya; mempunyai (memakai) saksi: surat perjanjian itu seharusnya dibuat di atas kertas bermeterai dan — sekurang-kurangnya dua orang; 2. menyatakan (mengakui) dng sesungguhnya;

      Oleh sebab itu maka arti dan peran kata اَثْهَدُ (asyhadu)/“bersaksi” dlm 2 kalimat syahadat yg berbunyi:
      اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ
      asyhadu an laillahhaillallah wa asyhadu anna muhammadarasulallah adalah sbb:

      1. Berdasarkan pengertian no. 1 KBBI:

      Menjelaskan bahwa seseorang tlh menyatakan/mengakui/berikrar dihadapan saksi (sebagaimana dipersyaratkan yaitu sekurang-kurangnya dua orang saksi muslim yg eligible), bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah.
      –>mengacu pd pengertian no. 1 KBBI tsb, betapa jelas bahwa kata “bersaksi” tidak menempatkan ybs menjadi saksi sebagaimana persangkaan anda, melainkan menjelaskan bahwa seseorang tlh membuat pernyataan/ikrar dihadapan saksi kompeten sebagaimana yg dipersyaratkan!

      2. Berdasarkan pengertian no.2 KBBI:

      Menjelaskan bahwa seseorang telah membuat pernyataan (mengakui) dengan sesungguhnya; (bukan pernyataan abal-abal) bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah.

      Sehubungan dengan itu, konstruksi dan peran kata “bersaksi” pada dua kalimat syahadat tsb betul-betul TEPAT, STRATEGIS dan LEGITIMATE, baik ditinjau dari etimologi (bahasa Arab & bahasa Indonesia) maupun dari aspek hukum positif, manakala kita berpikir konstruktif.

      Demikian

      salam

    • agama tidak boleh di perdebatkan sebab itu adalah keyakinan.. atau hak tiap2x manusia.. mengapa ada banyak agama???mengapa ada banyak rosul.. mengapa ada banyak nabi… mengapa ada banyak budaya bahasa dan negara…??apakah semua itu harus di perdebatkan… apakah hanya 1 yg benar…??? lalu manusia terlahir untuk apa…??? untuk bersalah????untuk memeluk agama yang salah..?? semua agama itu benar baik ajaranya dan sejarahnya itu benar adanya…
      yang salah kita sebagai manusia yang merusaknya… menyalah gunakan.. dan yang paling parah melakukan kejahatan atas nama agam,,

    • Sebelum saya komentar tanggapan Anda……saya ingin bertanya apakah anda seorang muslim atau bukan

    • Kepada ahkmad….kesaksian menurut anda itu bagaimana….

  4. Inspirasi :
    MANFAAT IDDAH UNTUK KESUCIAN KETURUNAN
    Berdasar Riset Ilmu Genetika

    Seorang pakar genetika Robert Guilhem mendeklarasikan keislamannya setelah terperangah kagum oleh ayat-ayat Al-Quran yang berbicara tentang iddah(masa tunggu) wanita Muslimah yang dicerai suaminya seperti yang diatur Islam.

    Guilhem, pakar yang mendedikasikan usianya dalam penelitian sidik pasangan laki-laki baru-baru ini membuktikan dalam penelitiannya bahwa jejak rekam seorang laki-laki akan hilang setelah tiga bulan.Guru besar anatomi medis di Pusat Nasional Mesir dan konsultan medis, Dr. Abdul Basith As-Sayyid menegaskan bahwa pakar Robert Gelhem, pemimpin yahudi di Albert Einstain College dan pakar genetika ini mendeklarasikan dirinya masuk Islam ketika ia mengetahui hakikat empiris ilmiah dan kemukjizatan Al-Quran tentang penyebab penentuan iddah (masa tunggu) perempuan yang dicerai suaminya dengan masa 3 bulan.

    Ia menambahkan, pakar Guilhem ini yakin dengan bukti-bukti ilmiah. Bukti-bukti itu menyimpulkan bahwa hubungan persetubuan suami istri akan menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik (rekam jejak) khususnya pada perempuan. Jika pasangan ini setiap bulannya tidak melakukan persetubuhan maka sidik itu akan perlahan-lahan hilang antara 25-30 persen.

    Setelah tiga bulan berlalu, maka sidik itu akan hilang secara keseluruhan. Sehingga perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik laki-laki lainnya.Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan pembuktian lain di sebuah perkampungan Afrika Muslim di Amerika.

    Dalam penelitiannya ia menemukan bahwa setiap wanita di sana hanya mengandung dari jejak sidik pasangan mereka saja. Sementara penelitian ilmiah di sebuah perkampungan lain di Amerika membuktikan bahwa wanitanya yang hamil memiliki jejak sidik beberapa laki-laki dua hingga tiga.

    Artinya, wanita-wanita non Muslim di sana melakukan hubungan intim selain pernikahan yang sah.Yang mengagetkan sang pakar ini adalah ketika dia melakukan penelitian ilmiah terhadap istrinya sendiri.

    Sebab ia menemukan istrinya memiliki tiga rekam sidik laki-laki alias istrinya berselingkuh. Dari penelitiannya, hanya satu dari tiga anaknya saja berasal dari dirinya.

    Setelah penelitian-penelitian yang dilakukan ini akhirnya meyakinkan sang pakar Guilhem ini memeluk Islam. Ia meyakini bahwa hanya Islamlah yang menjaga martabat perempuan dan menjaga keutuhan kehidupan social.

    Ia yakin bahwa wanita Muslimah adalah wanita paling bersih di muka bumi ini.

    Subhanallah… Semoga bermanfaat dan diambil kesimpulannya.

    http://www.instagram.com/idmuslimah.

  5. “Dan Al Quran itu telah kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan kami menurunkannya bagian demi bagian.” (QS. Al Isra: 106)

    Dan inilah salah satu keistimewaan Al-Qur’an, bahwa kitab suci umat Nabi Muhammad ini turun secara berangsuran setelah sebelumnya diturunkan secara lengkap/sekaligus.

    Ini berbeda dengan kitab-kitab samawi lainnya yang diturunkan secara sekaligus, yaitu Injil, Taurat dan Zabur, tanpa ada angsurannya. Allah SWT berfirman:

    وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةً كَذَلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيل وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَاكَ بِالْحَقِّ وَأَحْسَنَ تَفْسِيرًا

    Berkatalah orang-orang yang kafir: “Mengapa Al Quran itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?”; demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar). Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya. (QS. Al-Furqan: 32-33)

    Bulan Ramadhan juga diturunkannya kitab-kitab suci lainnya. Allah menurunkan kitab-kitabNya yang lain kepada para Rasul, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits: “Shuhuf Ibrahim diturunkan pada malam pertama bulan Ramadhan, Taurat diturunkan pada 6 Ramadhan dan Injil diturunkan pada 13 Ramadhan sedangkan Al Qur-an diturunkan pada 24 Ramadhan.” (HR. Ahmad)

  6. Selamat berpuasa.
    Bahasamu semakin ajaib kurasa.
    Lupakan dulu hal konstruksi melegitimasi.

    FA: Syahadat adalah rukun (azas, syarat, kewajiban) ke-1
    dari 5 (lima) Rukun Islam, bukan satu-satunya rukun.
    MK: Menjadi Islam hrs memenuhi 5-rukun Islam?

    FA: Jika seseorang hanya melaksanakan 1 rukun saja
    maka ia belum memenuhi Rukun Islam
    MK: Maka yg belum memenuhi rukun belum Islam?

    Salam Damai!

    • @Maren Kitatau
      FA: Jika seseorang hanya melaksanakan 1 rukun saja
      maka ia belum memenuhi Rukun Islam
      MK: Maka yg belum memenuhi rukun belum Islam?

      ++++++++

      Belum terpenuhinya semua rukun oleh seseorang
      bisa dikarenakan oleh berbagai faktor dan penyebab
      urusan Keimanan dan Ke-Islaman seseorang hanya Allah swt
      yg berwenang menghakimi, bukan fanya, apalagi Om
      yg pasti, siapapun yg hanya melaksanakan 1 rukun saja
      maka menurut logika fanya, ia belum memenuhi Rukun Islam

      Salam

      • FA: Belum terpenuhinya semua rukun oleh seseorang
        bisa dikarenakan oleh berbagai faktor dan penyebab
        MK: Faktor dan penyebab itu menentukan label Islam?

        FA: urusan Keimanan dan Ke-Islaman seseorang hanya Allah swt
        yg berwenang menghakimi, bukan fanya, apalagi Om
        MK: Kita tidak sedang menghakimi.
        Kita sedang bertanya pd rukun-1.
        Sia-sia rukun lainnya tanpa yg 1.
        Label Islam cukup dgn rukun-1
        Kan?

        FA: yg pasti, siapapun yg hanya melaksanakan 1 rukun saja
        maka menurut logika fanya, ia belum memenuhi Rukun Islam
        MK: Penuhnya 5, bisanya rukun-1, apa pasti belum Islam?
        Andai bisanya 4, tapi tanpa rukun-1, pastilah bukan Islam!
        Kan?

        Salam Damai!

      • @Maren Kitatau
        MK: Kita tidak sedang menghakimi.
        Kita sedang bertanya pd rukun-1.
        Sia-sia rukun lainnya tanpa yg 1.

        ++++++

        ya, sia-sia rukun lainnya tanpa yg 1 (bersyahadat).
        Syahadat adalah aspek paling fundamental dari rukun Islam
        ibarat nyawa pada diri Om dan mahluk hidup lainnya
        tanpa nyawa MUSTAHIL Om bisa hidup dan mampu lakukan langkah apapun
        tapi stlh bernyawa dan Om hidup, belum tentu lakukan 4 rukun lainnya
        ato fanya kasih analogi lainnya,
        Om punya alat multi media (komputer/gadget/smartphone)
        fanya punya file gambar dlm format paperport .max di wordpress.com
        kalo Om mau unduh tuh file, ada 5 rukun yg mesti dipenuhi

        1. hrs punya akses internet
        2. hrs install browser
        3. hrs tau link/alamat blog fanya di wordpress.com
        4. hrs install program paperport
        5. hrs tau Password file tsb

        tanpa rukun ke-1 saja mustahil Om bisa peroleh citra fanya
        bahkan ketika akses internet dan rukun 2-4 sdh terpenuhi
        belum tentu Om bisa tampilkan citra dan unduh gambar fanya
        apalagi jika setelah terpenuhi rukun-1 akses internet tsb
        Om malah pilih ke youtube, buka video Maria Ozawa…xixixi
        simpel bukan? ga usah terlalu njelimetlah mikirnya

        ++++++
        MK: Label Islam cukup dgn rukun-1
        Kan?

        ++++++

        hehehe….pikiran Om persis pikiran ‘Abdullah bin Saba’,
        Mirza Ghulam Ahmad, Lia Eden dan “nabi/tuhan” palsu lainnya
        yg seenaknya tempelkan Label “ISLAM” utk ajarannya
        hanya karena meng-aku telah “bersyahadat”
        meski “ibadah” dan prinsip ajarannya
        menabrak akidah, dalil-dalil Qur’an dan as Sunnah
        landasan prinsipil ajaran Islam dan Label Islam
        “Kemudian apabila kalian berselisih tentang suatu perkara maka kembalikanlah kepada Allah [al-Qur’an] dan Rasul [as-Sunnah] jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Itu adalah yang terbaik dan lebih bagus hasilnya.” (QS. An-Nisaa’: 59)

        salam

      • FA: ya, sia-sia rukun lainnya tanpa yg 1 (bersyahadat).
        MK: Kupikir juga begitu rukun Islam itu,
        Rukun lainya sia-sia tanpa rukun-1.

        Sama dengan rukun Iman-1,
        Lainya sia-sia tanpa rukun-1
        Tak hrs penuh utk jadi Islam, kan?

        Yang satu itu adalah 2 belenggu
        Dr Allah SWT dan Muhammad.
        Melalui Al Quran dan Hadist

        FA: Syahadat adalah aspek paling fundamental dari rukun Islam
        ibarat nyawa pada diri Om dan mahluk hidup lainnya
        tanpa nyawa MUSTAHIL Om bisa hidup dan mampu lakukan langkah apapun
        tapi stlh bernyawa dan Om hidup, belum tentu lakukan 4 rukun lainnya
        MK: Berarti Tante sudah paham arti memeluk itu, mensedagingkan.
        Apa yg telah dipersatukan oleh roh tak dapat dipisahkan manusia.
        Baik mereka yg telah dipersatukan oleh Roh Kudus
        Maupun yg dibelenggu oleh Roh tak Kudus
        Fenomenanya terlihat pd permainan roh jahat.

        Semoga roh kita terikat kpd Roh Kudus.
        Maka Roh yg ada di dalam kita,
        lebih besar dari pd roh yg ada di dlm dunia
        [ 1Yoh.4:4]

        Salam Damai!

  7. FA: Islam juga mutlak wajib mengimplementasikan
    6 Rukun Iman yaitu :
    Iman kepada Allah
    Iman kepada Malaikat-malaikat-Nya
    Iman kepada Kitab-kitab-Nya
    Iman kepada Rasul-Nya
    Iman kepada hari akhir
    Iman kepada takdir baik dan buruk dari Allah swt.

    MK: Kuringkes begini:
    1. Iman kpd Allah
    2. Iman kpd Malaikat Allah
    3. Iman kpd Kitab2 Allah
    4. Iman kpd Rasul Allah
    5. Iman kpd Kiamat dari Allah
    6. Iman kpd Takdir dari Allah
    Segala sesuatu milik Allah dan kuasa-Nya:
    Malaikat, Kitab, Rasul, Nabi, Kiamat, Takdir, dll.
    Apakah beriman kpd Allah tak mencakup 5 lainya?

    Salam Damai!

    • @Maren Kitatau
      Segala sesuatu milik Allah dan kuasa-Nya:
      Malaikat, Kitab, Rasul, Nabi, Kiamat, Takdir, dll.
      Apakah beriman kpd Allah tak mencakup 5 lainya?

      ++++

      Om beriman kepada Allah sebagai Tuhan YMK bukan?
      kalau menurut Om Iman kpd Allah mencakup iman pd segalanya
      dan Om konsisten, maka Om juga pasti mengimani bahwa
      segenap mahluk dan seisi jagat raya,
      termasuk Muhammad SAW dan Al Qur’an
      adalah ciptaan Allah yg mesti diimani pula
      maka dari itu, jika Om sungguh2 beriman kpd Allah
      seharusnya Om juga beriman kpd Muhammad SAW
      dan beriman pula Al Qur’an, ya tokh?
      sederhana sekali bukan?

      Salam

  8. @Fanya
    Selamat malam,
    selamat berbuka.

    FA: Om beriman kepada Allah sebagai Tuhan YMK bukan?
    MK: Ya! Dlm hal ini kita sama berharap pd yg tak kelihatan.

    FA: kalau menurut Om Iman kpd Allah mesti mencakup segalanya
    MK: Ya!
    Hrs belajar percaya segala sesuatu,
    Belajarr mengharapkan segala sesuatu,
    Dan sabar menanggung segala sesuatu.

    FA: jika Om konsisten maka Om mestinya mengimani bahwa
    segenap mahluk dan seisi jagat raya termasuk
    Muhammad SAW dan Al Qur’an adalah ciptaan Allah
    maka dari itu, jika Om beriman kpd Allah
    MK: Ya ialah!
    Tapi konon Al Quran bukan ciptaan.
    Jika ia ciptaan maka ia duluan atau …?

    FA: maka seharusnya Om juga beriman kpd Muhammad SAW
    dan beriman pula Al Qur’an, ya gak?
    MK: Apa perlu aku beriman percaya kpd Muhammad?
    Percaya ku kpd-nya sama dgn kpd tokoh2 sejarah aja.
    Aku tak mengharapkan apa pun dari Muhammad.

    Iman adalah dasar dari segala sesuatu yg diharapkan
    Dan bukti dari segala sesuatu yg tidak kita lihat.
    Menurutmu, Tan, apaan iman itu? Koq ada 6?

    Dengan iman kita mengerti, bahwa
    Alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah.
    Apa yg kita lihat telah jadi dari apa yg tak dpt dilihat.

    FA: sederhana sekali bukan?
    MK: Ya! Dan kudu di dalami lagi iman itu.
    Apakah iman itu cukup tanpa pengharapan.
    Apakah pengharapan itu bisa tanpa kasih?

    1Kor.13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dgn semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dgn gong yg berkumandang dan canang yg gemerincing. 13:2 Sekalipun aku mempunyai karunia utk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yg sempurna utk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 13:3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yg ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku utk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

    13:4 Kasih itu sabar;
    kasih itu murah hati;
    ia tidak cemburu.
    Ia tidak memegahkan diri
    dan tidak sombong.
    13:5 Ia tidak melakukan yg tidak sopan
    dan tidak mencari keuntungan diri sendiri.
    Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan org lain.
    13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan,
    tetapi karena kebenaran.
    13:7 Ia menutupi segala sesuatu,
    percaya segala sesuatu,
    mengharapkan segala sesuatu,
    sabar menanggung segala sesuatu.
    13:8 Kasih tidak berkesudahan;
    nubuat akan berakhir;
    bahasa roh akan berhenti;
    pengetahuan akan lenyap.
    13:9 Sebab pengetahuan kita tidak lengkap
    dan nubuat kita tidak sempurna.
    13:10 Tetapi jika yg sempurna tiba,
    maka yg tidak sempurna itu akan lenyap.

    13:11 Ketika aku kanak-kanak,
    aku berkata2 spt kanak-kanak,
    aku merasa spt kanak-kanak,
    aku berpikir spt kanak-kanak.
    Sesudah aku menjadi dewasa,
    aku meninggalkan sifat kanak itu.
    13:12 Sekarang kita melihat dlm cermin
    suatu gambaran yg samar-samar,
    nanti kita akan melihat muka dgn muka.
    Sekarang aku mengenal dgn tidak sempurna,
    tetapi nanti aku akan mengenal dgn sempurna,
    spt aku sendiri dikenal.

    13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini,
    yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan
    yg paling besar di antaranya ialah kasih.

    Tanpa iman tak mungkin org berkenan kpd Allah.
    Tak berkenan kpd Muhammad tidak ada masalah.
    Ya, toh, Tan!

    Salam Damai!

    • @Maren Kitatau
      Tanpa iman tak mungkin org berkenan kpd Allah.
      Tak berkenan kpd Muhammad tidak ada masalah.

      ++++++

      Nah tuh akhirnya Om ‘ngeh bhw
      meski manusia beriman kpd Alloh
      (spt halnya Om Maren) dgn sadar ingkar thd Muhammad Rasulullah,
      ingkar thd Qur’an kitabullah
      padahal, mengaku meyakini bhw segala sesuatu adalah ciptaan-Nya.
      koq bisa-bisanya bilang bhw Qur’an bukan ciptaan-Nya?
      dan malah percaya pd “konon”? heheheh

      Allah tahu bhw manusia cenderung ingkar, tersesat dan cari2 dalih.
      ingat peringatan tuhan dlm Kitab Amsal 14:12 & 16:25
      “Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut”
      yg menurut tafsiran/catatan Alkitab SABDA dikatakan bhw: “Hikmat manusiawi adalah landasan yang lemah untuk menentukan benar atau salah, layak atau tidak layak. Penyataan tertulis Allah merupakan satu-satunya sumber tanpa salah untuk menentukan jalan hidup yang benar. Jalan manusia mengandung benih-benih kematian; jalan Allah menuntun kepada hidup kekal”.

      Salam

      • Pan ku katakan di atas:

        MK: Apa perlu aku beriman percaya kpd Muhammad?
        Percaya ku kpd-nya sama dgn kpd tokoh2 sejarah aja.
        Aku tak mengharapkan apa pun dari Muhammad.

        Iman adalah dasar dari segala sesuatu yg diharapkan
        Dan bukti dari segala sesuatu yg tidak kita lihat.
        Menurutmu, Tan, apaan iman itu? Koq ada 6?

        Coba!
        Ngehkan aku!
        Apa iman itu bagimu?

        Salam Damai!

  9. FA: koq bisa-bisanya bilang bhw Qur’an bukan ciptaan-Nya?

    MK: Manusia diciptakan pd hari ke-6, jika kau mengimani Taurat.
    Apakah Quran diciptakan sebelum hari pertama?

    Salam Damai!

    • @Maren Kitatau
      MK: Manusia diciptakan pd hari ke-6, jika kau mengimani Taurat.
      Apakah Quran diciptakan sebelum hari pertama?

      +++++

      lah…. jujur aja, fanya nggak tau dan ga merasa perlu tau
      banyak koq hal-hal “penting” yg kita nggak tahu,
      a.l., kapan kita akan mati, apa yg besok akan terjadi…
      kalau Om betul2 pingin tau, segeralah menghadap Nya
      tanyakan sama Allah swt segala sesuatu yg Om ingin ketahui
      yakinlah Om akan peroleh jawaban pasti qiqiqi…

      salam

      • FA: lah…. jujur aja, fanya nggak tau dan ga merasa perlu tau
        MK: Ya! Kita hrs jujur, bw akal kita terbatas,
        Ditambah dgn inormasi yg tersedia tipis
        Sing penting pokok’e, dulu lah.

        FA: banyak koq hal-hal “penting” yg kita nggak tahu,
        MK: Jika itu penting, hendaklah “berharap” dgn iman.
        Karena Iman adalah dasar dari segala sesuatu yg diharapkan
        Dan merupakan bukti dari segala sesuatu yg tidak kita lihat.

        Menurutmu, Tan,
        Apaan iman itu?
        Koq ada 6?

        FA: a.l., kapan kita akan mati, apa yg besok akan terjadi…
        MK: Kebanyakan orang mati hari Senin.
        Itu statistik. Lumayan utk tau sikit, kan?

        FA: kalau Om betul2 pingin tau, segeralah menghadap Nya
        tanyakan sama Allah swt segala sesuatu yg Om ingin ketahui
        yakinlah Om akan peroleh jawaban pasti

        MK: Wuihh! Betul-betul…, yakinlah…, pasti …
        Saran mu bagaikan org yg sudah pernah, Tan!
        Atau memamang Allah SWT mudah diatur2, gituh?

        FA: qiqiqi…
        MK: Geli, ya Tane,
        Allah SWT bisa didikte!

        Salam Damai!

      • @Maren Kitatau
        MK: Kebanyakan orang mati hari Senin.
        Itu statistik. Lumayan utk tau sikit, kan?

        +++++

        xixixi…hari senin ya?
        senin awal bulan, minggu pertama, kedua..ato akhir bulan?
        mungkin awal bulan ya, biar ada duit gajian
        buat bayar pengurus jenazah dan bayar kuburan…hehehe
        yg jelas, ternyata msh tidak jelas juga tuh….

        +++++
        FA: kalau Om betul2 pingin tau, segeralah menghadap Nya
        tanyakan sama Allah swt segala sesuatu yg Om ingin ketahui
        yakinlah Om akan peroleh jawaban pasti

        MK: Wuihh! Betul-betul…, yakinlah…, pasti …
        Saran mu bagaikan org yg sudah pernah, Tan!

        +++++

        Oo, itulah ciri orang cerdas,
        mampu kasih saran tanpa harus mengalami terlebih dulu
        nih saran fanya lainnya, kalau Om tiduran jangan telentang,
        bahaya, bisa2 Om lewat tuh….! iyalah…..
        jangankan tang, telen anggur ato roti ekaristi aja bisa keselek

        ato….jangan terbang deket2 ke matahari
        kayak si Icarus tu loh, ntar terbakar….
        yakin dan pasti, mesti fanya belum pernah nyoba!

        Salam

      • MK: Kebanyakan orang mati hari Senin.
        Itu statistik, lumayan utk tau sikit, kan?
        Sikit-sikit lama-lama menjadi bukit,

        FA: xixixi…
        MK: Heh! Baru ganti gigi, ya Tan!

        FA: hari senin ya?
        MK: Ya! Itu menurut statistik.

        FA: senin awal bulan, minggu pertama, kedua..ato akhir bulan?
        MK: Tak tau lah! Yg baru kutau pokok’e Senin, gituh.
        Minggu ke berapa yg terbanyak matinya, tak tau lah.
        Bulan berapa terbanyak? Apa bulan Ramadhan?
        Entah lah! Bisa dicari tau itu. Sesuatu yg lewat.

        FA: mungkin awal bulan ya, biar ada duit gajian
        buat bayar pengurus jenazah dan bayar kuburan…hehehe
        MK: Ehm! Inginnya begitu, semua serba kebetulan, gituh.

        FA: yg jelas, ternyata msh tidak jelas juga tuh….
        MK: Kita hrs terus mencari jika ingin jelas, tul tak!
        Jelas secara statistik tak jelas secara iman.

        Dari majalah Toyota ada penjelasan yg lain.
        Mobil terbanyak dikompain buatan Senin.
        Mobil tersikit dikompain buatan Jumat.

        Salam Damai!

  10. Jika ya,
    Dicipta sebelum ada hari,
    Mada Dia lah Tuhan. kpd-nya beriman.

    Jika bukan! Lalu kapan diciptakan-Nya?
    Jika itu diturunkan, berarti itu barang jadi,
    Telah jadi sebelum segala sesuatunya jadi.

    Caba, Tan!

    Saalam Damai!

  11. Tuhan….
    apakah memiliki Agama?
    jika ya, apa agama yang dimiliki Tuhan?
    Katholik, Kristen, Islam, Hindu, Budha, Khong Hu Chu, atau Yahudi atau yang lain?
    mungkin ada yang sudah pernah melihat KTP Tuhan?
    jika memang ingin mencari Tuhan, apakah cukup dengan mengerti isi dan arti alkitab?
    Asal usul Kitab sucipun hingga detik ini masih menjadi misteri, siapa yang menulis? kenapa di tulis? dan untuk apa ditulis?
    apakah benar yang membuat Kitab suci adalah Tuhan sendiri? jika benar, mengapa Tuhan tidak membuat satu kitab suci saja supaya lebih mudah dan tidak terjadi benturan dan debat agama dimana-mana?
    sebenarnya yang menulis kitab suci dari semua agama yang ada adalah hewan yang bernama MANUSIA.
    Sebenarnya Indonesia sudah memiliki agama sendiri yang lebih luhur dari agama orang timur tengah sana, sayangnya Indonesia masih terpengaruh budaya asing, bukan hanya Indonesia tapi seluruh dunia sudah terpengaruh oleh tulisan dari Kitab yang dianggap suci itu, sungguh ironis sekali.
    yah beginilah orang-orang beragama, tersesat dalam paham keindahan.
    merasa paling benar, paling baik, paling mulia…
    memang jika sudah memiliki pengakuan seperti itu apa yang didapatkan? gelar sebagai ahli agama? atau Nabi? hahahahaha
    jika seseorang masih berdebat tentang agama, maka seseorang itu selamanya tidak akan menemukan Tuhan. matipun mungkin hanya menjadi penghuni batu, atau hutan angker. hahahahaha
    lalu bagaimana supaya manusia bisa bertemu dengan Tuhan?
    1. tidak berdebat masalah agama
    2. iklas
    3. sabar
    4. hidupnya bermanfaat bagi seluruh ciptaan Tuhan
    jika semua manusia memiliki pemahaman seperti ini mungkin bumi akan menjadi surga.
    sekian, percuma menulis banyak disini, karena disini hanya ada orang-orang bodoh yang sudah dihasut oleh ideologi agama. jadi percuma, silahkan saja lajutkan debat kalian. salam anjing

    • Kasihan sekali dirimu yang mengaku anjing…. semoga Allah memberimu hidayah ISLAM hingga jernih pikiran dan hatimu, ingatlah, hanya dengan mengingat Allah maka hati menjadi tentram.

  12. saya orang kristiani dan tolong lebih baik menjalani apa yg di percaya masing2 pemeluk agama lakukan yang benar saja.. Tuhan tidak pernah menyuruh umatnya untuk membela-Nya yg Dia inginnkan hanya kerukunan umat beragama.. yaah.. saya seorang katholik dan saya ingin mengucapkan selamat berpuasa bagi yang menjalankan.. :) damai beserta kita

    • Saya Muslim, dalam pandangan saya sangat perlu untuk mengajak setiap non muslim agar menjadi muslim. Mbah saya (bapaknya bapak saya) adalah kristen, sekarang beliau sudah meninggal, sekitar 5 tahun sebelum beliau meninggal, pernah kami (saya dan bapak saya) ajak beliau yaitu mbah saya itu untuk menjadi muslim, tetapi beliau menolak. Penolakan itu bukan masalah sama sekali buat saya, karena saya tahu menjadi muslim itu hidayah. Mengajaknya menjadi muslim adalah sebuah kewajiban yang telah saya laksanakan. Di akhirat kelak, pada hari penghitungan di depan mahkamah Allah, saya tidak perlu menyesal lagi…

      Dalam islam, Allah mewajibkan setiap pemeluknya untuk membela agama Islam. Kerukunan beragama adalah hal yang berbeda, dan itu tentu saja wajib untuk dilaksanakan. Saya dengan mbah saya tetap rukun, bahkan sangat rukun meski berbeda agama dan saya sempat mengajaknya menjadi muslim, jadi tidak ada hubungan antara kerukunan dengan ajakan mengubah keyakinan, selama dilakukan dengan cara yang santun dan murni dengan kebenaran, bukan tipuan atau iming-iming harta benda.

      Allah yang menolong siapapun yang menolong agama-Nya. Wallohu a’lam (hanya Allah yang Maha Tahu segala sesuatu).

  13. Always Happy said:

    Alhamdulillah.. Islam tidak pernah ‘memaksa’ siapapun untuk pindah agama Islam.. Tidak perlu istilah ‘Islamisasi’ atau ajakan2 dengan iming2 materi yg tujuannya memaksa untuk ‘pindah’. Biarkan orang2 menilai dan mempelajari Islam yg sesungguhnya.. Toh klo yg benar2 paham, berfikir dengan akal sehat, mereka akan dengan sendirinya mengikuti ajaran agama Islam.. Intinya, bagi umat Islam, harus berhati2 dengan argumen2 atau kabar2 negatif ttg Islam yg bisa menggoyahkan keimanan kita. Cari tahu dulu fakta dan kebenarannya.

  14. Sebagian dari jin-jin itu ada yang berkaki empat,berkaki dua, dan ada yang terbang. Namun, jin-jin itu banyak yang mendustakan ajaran-ajaran tersebut yang menyebabkan Allah SWT mematikan semuanya.
    Penghuni bumi berikutnya adalah suatu makhluk yang berpasangan. Rupanya seperti binatang. Keluar dari dalam neraka.
    Binatang itu pun beranak, dan anaknya dinamakan dengan AZAZIL. Setelah cukup besar, Azazil mulai melakukan peribadatan kepada Allah SWT seribu tahun lamanya. Setelah itu, Allah SWT mengangkatnya ke langit pertama.

    Selama seribu tahun, di sini pun ia tekun beribadah. Allah SWT menganugerahkannya sayap yang terbuat dari manikan yang hijau. Dengan izin-Nya maka terbanglah ia ke langit kedua.

    Seribu tahun lamanya pula ia beribadah. Demikianlah, pada tiap-tiap lapisan langit ia beribadah selama seribu tahun lamanya, hingga ke lapisan langit ketujuh.

  15. kesetaraan waktu1 hari akherat : 1000 tahun bumi, Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu ( As Sajdah 32:5). Ada lebih dari 10 surat dalam Al Qur’an yang menerangkan dan termasuk juga ada dalam AlKitab yi :2 Petrus 3 : 8 danMazmur 90:4
    Alkitab : [2 Petrus 3 : 8] Akan tetapi, …, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun ….
    Mazmur 90:4 Sebab di mata –Mu seribu tahun sama seperti ( satu) hari kemarin, apabila berlalu , atau seperti suatu giliran malam

    1. kesetaraan waktu itu terjadi antara akherat dan dunia 1: 1000 …Nabi Adam tinggal di langit hanya 83 tahun 4 bulan atau setara dengan 2 jam waktu perhitungan di dunia.
    2. Sebelum manusia Adam sudah ada itu sudah ada jin dan malaikat, manusia percobaan ( hanya 7mati satu persatu ) …. yang masih menjadi pertanyaan saya itu waktu Nabi Muhammad lihat keatas ada manusia lain di planet lain.
    3. Ada perjalanan lintas alam ( yang dilakukan Nabi Isa dan nabi Muhammad )Allah SWT menciptakan makhluk lain sebagai penghuni bumi, yaitu tujuh puluh orang laki-laki. Namun tidak semuanya langsung diciptakan, melainkan satu persatu Allah SWT menciptakannya. Apabila seorang meninggal, maka langsung diciptakan yang lain.

    Masing-masing dari mereka berumur 70.000 tahun. Konon, setahun pada masa itu sama dengan seribu tahun pada masa sekarang. Tatkala telah mati tujuh puluh lelaki itu, kemudian Allah ciptakan Jin.
    Allah berfirman Dia menciptakan jin dari nyala api. ( Q.S. 55 : 1 )
    Mendengar firman tersebut, Iblis menjadi berduka, disebabkan dengkinya. Mereka (para Malaikat ) pun bertanya kepada Allah SWT mengenai siapa yang akan menjadi khalifah itu.

    Adam namanya, jawab Allah SWT. Mereka berkata ,Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau.

    Allah SWT berfirman : Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang engkau tidak ketahui.(Q.S. 2 :30)
    Sementara itu, di bumi saat itu sudah ada penghuni lainnya, yaitu dari bangsa jin yang bernama JANNA. 70000 tahun lamanya hingga lahir anak cucunya. Kata ahli tafsir yang lain, delapan belas ribu tahun mendiami bumi yang kemudian menjadi sombong dan kufur.

    Allah SWT pun mematikan janna. Sebagai gantinya adalah yang bernama BANUNAL JANNA. Ia mendiami bumi selama delapan belas ribu tahun lamanya. Ia juga dimatikan oleh Allah SWT.

    Sementara itu, di atas langit sana, Azazil bersama para Malaikat masih khusyuk beribadah. Azazil menjadi penghulu para malaikat selama tujuh ribu tahun lamanya dalam beribadah. Hingga pada satu waktu, Azazil mengajukan suatu permohonan kepada Allah SWT, katanya :

    Ya tuhanku,tujuh ribu tahun hamba-Mu ini berbuat kebaikan pada-Mu dalam tujuh lapis langit ini. Jikalau dianugerahkan oleh-Mu, hamba-Mu mohon hendak turun ke bawah ke langit keenam,berbuat kebaikan kepada-Mu.

    Pergilah engkau ! tegas Allah SWT.

    Turunlah Azazil atau iblis itu bersama tujuh ratus Malaikat pengiringnya ke langit keenam. Setelah merasa cukup, ia pun memohon izin lagi kepada Allah SWT agar diturunkan ke angit kelima. Di langit kelima pun ia memohon diturunkan ke langit yang di bawahnya, dan demikian seterusnya hingga sampai mereka di langit dunia.

    Di langit dunia, Azazil atau iblis mengajukan suatu permohonan pula: Ya Tuhankum, hambamu hendak memohon turun ke bumi dengan para malaikat. Bahawasanya hamba-Mu hendak beribadah kepadamu di bumi itu.

    Ya Tuhanku, betapa Bananul Janna telah banyak berbuat kerosakan di muka bumi. Anugerahkanlah atas hamba-Mu ini bersama para malaikat berbuat kebaikan ke hadirat-Mu di muka bumi itu.

    Allah SWT pun mengabulkan permohonan Azazil itu. Diturunkanlah ia bersama tujuh ratus Malaikat yang mengiringnya untuk beribadah di muka bumi, setelah sebelumnya Banunal Janna dimatikan kerana banyak berbuat kerusakan.

    Setelah delapan ribu tahun lamanya beribadah, Iblis mencoba mengemukakan ungkapan hatinya bahwa di muka bumi inilah ia begitu betahnya, dan tidak ada tempat lain yang membuatnya demikian betah.

    Dan memohon agar selamanya ia berada di muka bumi untuk berbakti kepada Allah SWT. Sampai pada satu waktu, Allah SWT berkehendak menurunkan suatu keterangan kepada Azazil.

    firmannya : Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi.(Q.S. 2: 30).
    Menurut pendapat Ibnu Jarir di atas dalam menafsirkan hadits dari Imam Muslim tersebut mengatakan bahwa Nabi Adam tinggal di langit hanya 83 tahun 4 bulan atau setara dengan 2 jam waktu perhitungan di dunia berdasarkan Surat Al Hajj ayat 47 yang telah kami sebutkan pada bab II sebelumnya yaitu 1 hari di langit sama seperti 1000 tahun waktu perhitungan di Bumi. Ia mengatakan pula bahwa setelah Allah membentuk sempurna tubuh Adam, maka Ia masih membiarkan dulu tubuhnya tanpa diberi ruh selama 40 tahun perhitungan di dunia atau kurang dari 1 jam di langit. Setelah waktu itu berlalu, kemudian Allah meniupkan ruh-Nya kepadanya dan memerintahkan para malaikat untuk bersujud. Ini berarti Adam As belum ditiupkan ruh selama 40 tahun, setelah itu baru ditiupkan ruh kepadanya dan dia hidup di surga selama 43 tahun 4 bulan menggenapi waktu 2 jamnya ketika ia berada di langit.

    Pendapat yang dikemukakan di atas adalah pendapat Ibnu Jarir, sedangkan ulama lain ada yang mengatakan bahwa Nabi Adam As dan Hawa berada di surga selama 100 tahun menurut perhitungan waktu di dunia, wallahu’alam. Masalah berapa lamanya mereka di surga tidaklah perlu kita perdebatkan, yang penting kita tahu bahwa surga mereka berada di langit menurut pendapat jumhur ulama.

    Nabi Adam telah berada di langit Allah dengan waktu yang berbeda menurut waktu perhitungan di dunia. Ia telah menembus batas ruang dan waktu yang berbeda, langit yang menghitung dengan waktu yang sangat lambat dengan bumi yang menghitung waktu dengan sangat cepat.
    Para ulama mengatakan bahwa penciptaan Adam As dilakukan pada hari jum’at berdasarkan hadits Nabi SAW yang berasal dari Imam Muslim dari Abu Hurairah Ra bahwa “ Sebaik-baik hari yang didalamnya matahari terbit adalah hari jumat. Karena pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu pula ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya.”

    Selanjutnya ulama besar Ibnu Jarir yang dikutip dari buku “Kisah-kisah Para Nabi” karya Ibnu Katsir mengatakan “ Sebagaimana diketahui bersama bahwa Adam diciptakan pada akhir waktu hari Jum’at. Dua jam di sana (di langit) sama dengan delapan puluh tiga tahun empat bulan menurut pehitungan waktu di dunia. Pertama ia terbentuk dari tanah liat sebelum kemudian ditiupkan ruh ke dalamnya selama 40 tahun (menurut waktu di dunia), sedangkan ia sendiri tinggal di surga sebelum diturunkan darinya selama 43 tahun 4 bulan (menurut waktu di dunia)”.
    Mulailah era …ADAM & HAWA ……..
     Perjalanan hidup manusia sebenarnya sudah terperinci. Semua awal kehidupan dimulai dari alam ruh, kehidupan dunia dan berakhir di surga atau neraka. Sebelum akhirnya dilahirkan ke dunia, manusia sebenarnya melakukan perjanjian dengan Allah SWT.

    Jika manusia menyanggupi, maka Ia akan lahir dan hidup di dunia, namun jika tidak, Allah tidak akan menakdirkannya menjalani kehidupan di muka bumi.Hal ini dijelaskan dalam Al-Quran dan hadist-hadist yang diriwayatkan Nabi Muhammad SAW. Sebelum setiap manusia lahir ke dunia, Allah telah mengambil kesaksian dari setiap jiwa atau ruh manusia.
    Quote:Dan dinyatakan juga dalam Alquran sebagaimana ayat Al-Hadid ayat 8. “Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia (Allah) telah mengambil perjanjianmu, jika kamu adalah orang-orang yang beriman”. (QS. Al Hadid, 57:8)
    entunya yang pernah merasakan hal itu hanyalah Nabi Adam As dan istrinya sendiri yaitu Hawa sedangkan keturunannya belum ada yang pernah merasakannya, kecuali Nabi Isa AS ( diangkat ke langit ke-II/surga) dan Rasulullah Muhammad SAW ( saat Isro’ miiroj )…… beliau ketemu Nabi Isa
    Adam dan Hawa yang seharusnya telah berumur 83 tahun 4 bulan atau 100 tahun jika berada di dunia, ternyata hanya berumur sekitar dua jam atau lebih saja di langit jika kita merujuk pada 2 pendapat ulama di atas. Hal itu dikarenakan langit memiliki dimensi waktu yang berbeda dengan dimensi waktu di dunia ini.

    Oleh sebab itulah Nabi Adam masih tetap muda seperti usia awal pertama kali ditiupkan ruh kepadanya pada saat ia diturunkan ke muka bumi ini. Hal itu jelas sekali bagi kita karena apalah artinya 2 jam atau lebih itu bagi tubuh kita ? kita tidak akan merasa kulit kita bertambah keriput atau mata mulai merabun bukan ?. Itulah kuasa Allah, jika Ia berkehendak kepada sesuatu maka cukup mengatakan “Jadilah” maka terjadilah.

    Menurut Teori Relativitas Einstein, perbedaan waktu yang terjadi hanya bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu bergerak dengan kecepatan sangat tinggi dan tinggal di tempat yang memiliki medan gravitasi yang besar. Langit dengan dimensi waktu dan ruang yang penuh dengan rahasia-Nya, sampai saat ini kita tidak memiliki ilmu apapun yang bisa menjangkaunya.

    Jadi bagaimana Allah bisa membuat waktu di langit yang berbeda dengan yang ada di bumi itu hanya Allah yang mengetahuinya. Semua itu tidak dapat kita pastikan 100% karena itu adalah ilmu-Nya dan ilmu manusia yang hanya sedikit ini belum bisa menggapai ilmu-Nya yang sangat luas itu.
    [6/29/2015, 13:41] +62 853-2790-2710: Dalam sebuah hadist riwayat Iman Tirmidzi Rasulullah SAW bersada bahwa saat penciptaan adam Allah mengusap punggung Adam lalu dari punggung tersebut keluar setiap ruh yang menyerupai biji atom yang berjatuhan. Ruh tersebut kemudian dijadikan berpasangan-pasangan lalu diambil janji dan kesaksian nya.
    Hal ini diperkuat dalam QS Al A’raaf Ayat 172 tentang Syahadatnya jiwa manusia sebelum ke Alam Dunia. “Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (serayaberfirman) “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar pada hari kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (ke Esa an Tuhan)”. (QS. Al A’raaf, 7 : 172)
    [6/29/2015, 21:11] +62 853-2790-2710: fokus WA ku tadi soal kesetaraan waktu bukan cuma cerita , pak Ustadz yang jumaat ceramah 2 minggu yl belum lengkap… soal kesetaraan waktu1 hari akherat : 1000 tahun bumi, Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu ( As Sajdah 32:5). Ada lebih dari 10 surat dalam Al Qur’an yang menerangkan dan termasuk juga ada dalam AlKitab yi :2 Petrus 3 : 8 danMazmur 90:4 Alkitab : [2 Petrus 3 : 8] Akan tetapi, …, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun …. Mazmur 90:4 Sebab di mata –Mu seribu tahun sama seperti ( satu) hari kemarin, apabila berlalu , atau seperti suatu giliran malam Pak jangan dibaca cuma critanya ….. jadi intinya itu :1. kesetaraan waktu itu terjadi antara akherat dan dunia 1: 1000 …Nabi Adam tinggal di langit hanya 83 tahun 4 bulan atau setara dengan 2 jam waktu perhitungan di dunia. 2. Sebelum manusia Adam sudah ada itu sudah ada jin dan malaikat, manusia percobaan ( hanya 7mati satu persatu ) …. yang masih menjadi pertanyaan saya itu waktu Nabi Muhammad lihat keatas ada manusia lain di planet lain. 3. Ada perjalanan lintas alam ( yang dilakukan Nabi Isa dan nabi Muhammad )

  16. Assalamualaikum…..dan salam sejahtra….saya melihat komen2 saudara di blog ini sungguh hebat2…..akan tetapi ada yang membuat saya bertanya2…..sebelum saya bertanya anda harus tidak boleh membuka isi alkitab dan alquran…..dan ingin saya tanyakan di luar dari isinya….ok pertanyaanku yaitu….

    1.mengapa alkitab dahulunya injil sekarang menjadi bable
    2.mengapa alquran dahulunya alquran sampai sekarang namanya tetap alquran
    3.apakah anda percaya tuhan itu ewa(satu)

  17. Saya ikutan ya:
    1. Saya tidak tahu jawaban atas pertanyaan nomor 1.
    2. Al-Qur’an begitulah Allah menamainya, sesuai QS. Al Baqoroh: 2– Inilah kitab (Al-Qur’an) tidak ada keraguan di dalamnya, menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.
    Al-Qur’an dihafal oleh muslim, bahkan sebagian muslim hafal dari halaman pertama sampai halaman terakhir sejak diturunkannya kitab tersebut sampai saat ini. Al-Qur’an dijaga oleh Allah salah satunya dengan cara tersebut, yaitu disimpan di dalam dada-dada para penghafal Al-Quran. Nama Al-Quran ditulis dengan jelas di dalam kitab itu sendiri, sehingga tidak mungkin muslim mengganti namanya. Selain dinamai dengan Al-Qur’an maka ia dinamai pula dengan Al-Kitab (buku), Ash-Shuhuf (lembaran), Al-Furqon (pembeda), Asy-Syifa (obat), dan beberapa nama yang lain.

    3. Saya sangat meyakini bahwa Allah itu satu. Dialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam 6 masa kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, Dia yang mengatur malam dan siang… Dia yang maha mengatur segala urusan.

  18. Ko….cuman seorang yang jawab…pertanyaan saya….mana yang lainnya

Jangan lupa komentarnya............................. :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 92 pengikut lainnya.