Ada yang bertanya : Bgmna cara memilih AGAMA YG BENAR ?

memilih agama3

Ketika saya sedang asyik minum teh-poci di sebuah warteg , ada 2 orang yg asyik berdiskusi tentang agama. Yang satu sebut sajalah si A bertanya : Ente kan bilang setiap umat beragama pasti akan mengatakan agama yang dianutnyalah yang paling benar. Kalau gitu KEBENARAN AGAMA RELATIP dong. Temannya, katakanah si-B menjawab : Ya, gitulah, udah dari sononya. Itulah sebabnya gue sampai hari-gini belum bisa memilih AGAMA. Buat gue, semua AGAMA itu JUALAN-KECAP . Semua menyatakan NOMOR WAHID. Tapi dalam hati, gue yakin adanya KEBENARAN yang HAKIKI.. CUMA . . . GIMANA ya CARA MEMILIH AGAMA YANG PALING BENAR ? Nah, kebetulan nih ada bapak yang lagi minum teh-poci. Gimana menurut bapak ?”

Saya tersenyum lalu menjawab; Memang benar, rata-rata semua pemeluk agama cenderung menyatakan agama yang diyakininya -lah yang paling benar, dan agama yang lain itu semuanya salah. Kenapa? Karena mereka sejak lahir sudah dicekoki ajaran agama menurut versi orangtua dan guru-agamanya. Bukan karena dia mencari sendiri. Ente sendiri pasti punya nama-agama yang dicantumkan di-KTP khan? Coba lihat ktp kalian.

Si-A : Iya pak , kami berdua di-ktp sih ditulis beragama islam . Tapi he he , kami dari kecil gak pernah ngaji, gak pernah sekolah pak. Tolong jelasin pak. Bagaimana caranya memilih agama yang benar .

Saya jawab : Biarpun saya muslim tapi saya tak akan menganjurkan atau mempromosikan ISLAM agama KECAP nomor satu . Beda sama kyai-kyai, karena saya memang bukan kyai atau santri yang apal isi kitab-kuning . Kita pakai logika saja dulu ya. Setiap AGAMA pasti punya RIWAYAT/SEJARAH nya bukan ? Nah , pelajarilah hal-hal berikut:

A. Cari tahu SEJARAH / RWAYAT suatu AGAMA ;

1. Dimana AGAMA itu hadir atau muncul untuk YANG PERTAMA KALI -nya ?
2. Siapa nama Tokoh / Guru-besar / Orang-Bijak / Nabi yang PERTAMA-KALI menyampaikan ajaran agama itu ?
3.Bagaimana Riwayat Tokoh Utama agama itu ? Apakah ia dikenal masyarakat-nya memiliki WATAK an KEPRIBADAN yang tidak-tercela?
4. Bagaimana dengan RIWAYAT KITAB-SUCI-nya ? Apakah ada RIWAYAT YANG JELAS tentang:
a. Siapa yang PERTAMA-KALI menulis ? Apakah Tokoh utamanya / nabi-nya menyuruh kepada umatnya untuk MENCATAT setiap ayat atau materi ajarannya ?
b. Kapankah KITAB SUCI itu PERTAMA-KALI DISUSUN ?
c. Siapa-sajakah TOKOH-TOKOH yang MENYUSUN KITAB-SUCI itu?
d. Apakah dalam proses penyusunannya itu ada TIM AHLI yang memastikan bahwa apa yang ditulis itu SUDAH SESUAI da BENAR ?
e. MASIH ADAKAH DOKUMEN ASLI / NASKAH ORISINIL -nya ? Siapakah yang menyimpan ?
f. Dari sejak awal disusun/dibukukan sampai sekarang APAKAH ISINYA TETAP SAMA ?
e. Apakah ada riwayat yang menyatakan bahwa KITAB SUCI itu PERNAH DIREVISI / DI-EDIT ?

B.Cari tahu /pelajari KANDUNGAN ISI KITAB SUCI -nya :

1. Apakah ada ayat yang menyatakan SEMUA KITAB-SUCI YANG DIWAHYU-KAN SEBELUMNYA SALAH ? Atau menyatakan bahwa KITAB-WAHYU ini merupakan KELANJUTAN KITAB-WAHYU YANG TERDAHULU ?

2. Adakah AYAT YANG MENYATAKAN SEMUA PENGANUT AGAMA TERDAHULU HARUS MASUK / PERCAYA ISI KANDUNGAN KITAB SUCI itu, atau MENYATAKAN TIDAK ADA PAKSAAN / KEHARUSAN UNTUK PERCAYA /MENG-IMANI-nya

3.Adakah AYAT-AYAT yang menyatakan bahwa SETIAP ORANG HARUS PERCAYA / BERIMAN TANPA MENGGUNAKAN AKAL-PIKIRAN ? Bahwa AGAMA HANYA BISA DI-IMANI ? Atau anda DITANTANG dan DIPERSILAHKAN untuk MENGERAHKAN SEGALA POTENSINYA UNTUK MENGKAJI dan MENGUJI KEBENARAN-ISI-nya ?

4. Adakah ayat yang MENJAMIN BAHWA TAK ADA SEORANGPUN YANG BISA MELAKUKAN PEMALSUAN AYAT-AYAT YANG TERKANDUG DIDALAMNYA .

Nah, cukup ini dulu ya . Selanjutnya ya bergantung pada sejauh mana kalian SERIUS atau tidak untuk melakukan petunjuk saya. Selamat berburu mencari AGAMA yang BENAR -ya . …

A: wah, jujur saja ya pak, bau-kali ini saya mendapatkan saran yang MASUK-AKAL. Makasih ya ? Ayo bro , kita cabut.

Demikianlah, semoga pengalaman ini bisa menjadi bahan renungan ya ?

Dikutip dari:
https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20130411043452AAPYspt

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 94 pengikut lainnya.